Perang Rusia Ukraina

Analisis Pakar : Kherson Jadi Penentu Pertempuran Rusia-Ukraina Jelang Musim Dingin

Pertempuran menentukan jelang musim dingin diprediksi terjadi di Kherson. Tentara Rusia bertemu pasukan Ukraina, sementara warga sipil dievakuasi.

Tayang:
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
Planet Labs via CNN
Tiga helikopter Rusia di Bandara Internasional Kherson diledakkan militer Ukraina, Selasa (15/3/2022). Dalam citra satelit yang dirilis Planet Labs, kepulan asap terlihat membubung ke angkasa. 

TRIBUNJOGJA.COM, MOSKOW - Sergey Poletaev, pendiri dan editor proyek Vatfor memprediksi musim dingin ini akan menjadi penentu pertempuran Rusia vs Ukraina.

Menurutnya, mobilisasi parsial militer yang dilakukan Moskow menjadikan Kiev kehilangan keunggulan numeriknya yang besar.

Dikutip dari analisisnya di laman Russia Today, Senin (24/10/2022), Sergey Poletaev menyatakan kegagalan Rusia di garis depan konfliknya dengan Ukraina pada September diikuti keputusan strategis.

Presiden Vladimir Putin memerintahkan mobilisasi parsial mulai 21 September. Pada 8 Oktober, pasukan Rusia di Ukraina disatukan di bawah komando Jenderal Sergey Surovikin.

Baca juga: Politisi Rusia Vyacheslav Volodin Samakan Rezim Ukraina dengan Al Qaeda

Baca juga: Rusia Bombardir Ukraina dengan 83 Rudal, Putin Sebut Balasan Terhadap Peledakan Jembatan Krimea

Baca juga: Respon Rusia Atas Tindakan Israel Pasok Senjata Canggih ke Ukraina, Siap Putus Hubungan Bilateral

Lalu 19 Oktober, Komite Pertahanan yang dipimpin Perdana Menteri Mikhail Mishustin dibentuk dan elemen darurat militer diperkenalkan di sejumlah wilayah barat dan selatan.

Efek dari langkah-langkah ini, bagaimanapun, belum terwujud. Jadi sejak awal musim gugur, Angkatan Bersenjata Ukraina (AFU) memiliki inisiatif di hampir seluruh front.

Kecuali di daerah Artyomovsk (Bakhmut) di Republik Rakyat Donetsk (DPR). Di area ini pasukan swasta Grup Wagner melanjutkan ofensif santai mereka.

Lebih lanjut Poletaev menyebutkan, di front utara depan, di persimpangan Wilayah Kharkov dan DPR, pasukan Ukraina membangun kekuatan menyusul sukses mereka pada September.

Awal Oktober, mereka telah merebut kota Krasny Liman yang strategis dan penting, yang telah jatuh di bawah kekuasaan Rusia pada Mei.

Meskipun serangan tentara Ukraina terhenti dan Rusia berhasil melakukan serangan balik dan membebaskan beberapa permukiman setelahnya, peristiwa itu bersifat simbolis.

Untuk pertama kalinya, bukan hanya kota besar, tetapi kota Rusia diserahkan kepada musuh – tepat pada hari setelah empat wilayah baru dimasukkan ke negara kita.

Posisi Penting Kherson

Di front Kherson, setelah sebulan mengalami kegagalan berdarah, pasukan Kiev akhirnya membuka kunci pertahanan Rusia.

Arah serangan utama bergeser ke timur laut, serangan diluncurkan pada 2-4 Oktober di sepanjang Dnieperriverbank, memaksa pasukan Rusia mundur 20-30 km ke garis Dudchany-Davydov Brod.

Sekali lagi, taktik yang sama yang digunakan Ukraina di Kharkov berhasil dijalankan. Moskow rupanya tidak memiliki front yang solid di garis depan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved