FAKTA-Fakta Perempuan Tabrakkan Diri ke Kereta Api di Sleman, Diduga karena Stres Masalah Ekonomi
Kabar mengejutkan datang di akhir pekan. Seorang perempuan berinisial AS berusia 55 tahun meninggal dunia karena tertabrak kereta api di Sleman, Sabt
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Muhammad Fatoni
KASUS BUNUH DIRI TURUN
Jumlah kasus bunuh diri di Kota Yogyakarta sejak Januari hingga September 2022 terbilang rendah.
Data ini merupakan data dari kepolisian yang mencatat hanya ada empat kasus bunuh diri yang dilaporkan ke Polresta Yogyakarta selama 9 bulan terakhir.
Kasi Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasana Raharjo mengatakan, kasus bunuh diri di Kota Yogyakarta mengalami penurunan.
Terbukti di 2022 kali ini hanya empat orang pelaku atau korban bunuh diri yang ditangani kepolisian.
"Ya, mengalami penurunan. Kami melalui Bhabinkamtibmas selalu melakukan pendekatan-pendekatan ke masyarakat," katanya, Selasa (18/1/2022).
Baca juga: Ada 4 Warga Kota Yogyakarta Meninggal Karena Bunuh Diri Selama 9 Bulan Terakhir
Kendati demikian, dijelaskan Timbul, faktor seseorang melakukan bunuh diri di antaranya karena korban atau pelaku tidak kuat menanggung beban karena penyakit yang dideritanya.
Sehingga yang bersangkutan berpikir untuk mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri.
Selain itu, kesulitan ekonomi juga menjadi salah satu faktor seseorang malakukan aksi bunuh diri.
"Ada yang sudah lama sakit lalu bunuh diri. Terus kesulitan ekonomi dan sebagainya," terang dia.
Sementara, Kasatreskrim Polresta Yogyakarta Kompol Deni Irwansyah menambahkan, pihaknya belum lama berpindah tugas sebagai Kasatreskrim di resor Kota Yogyakarta.
Kendati demikian, di mengatakan tindakan bunuh diri sangat tidak dianjurkan bagi siapa pun.
"Saya belum mengetahui secara pasti kalau di Kota Jogja. Jadi belum bisa bicara banyak hal," tegasnya.
( Tribunjogja.com / Bunga Kartikasari )