Berita Sleman Hari Ini

Capaian Vaksinasi Booster di Sleman Masih di bawah 50 Persen 

Minat warga bumi sembada mengikuti program vaksin booster tidak seantusias vaksin primer, dosis satu maupun dosis kedua. Sampai saat ini, ketercapaian

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Spencer Davis from Pixabay
Ilustrasi Vaksin Covid-19 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Minat warga bumi sembada mengikuti program vaksin booster tidak seantusias vaksin primer, dosis satu maupun dosis kedua.

Sampai saat ini, ketercapaian vaksin dosis ketiga Covid-19 ini masih kurang dari 50 persen.

Tepatnya, di angka 46,40 persen. Padahal, beragam cara telah dilakukan agar dapat meningkatkan cakupan, di antaranya dengan jemput bola hingga ke kalurahan. 

Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 di Gunungkidul Kini Tak Lebih dari 20 Orang

"Peningkatan (capaian) ada. Tapi belum mencapai sampai dengan 50 persen. Per tanggal 19 September, (ketercapaian) booster 46,40 persen," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Sleman, dr Khamidah Yuliati, Selasa (20/9/2022).

Hingga saat ini, penyuntikan vaksin booster di Kabupaten Sleman menurutnya masih terus berjalan.

Meskipun angka penularan kasus Covid-19 sudah semakin melandai.

Penyuntikan vaksin dosis ketiga ini tidak lagi di Kalurahan. Melainkan dilakukan di sentra vaksinasi di Sleman City Hall (SCH) setiap Rabu, Sabtu dan Minggu.

Kemudian, dilakukan juga di fasilitas kesehatan seperti Puskemas dan Rumah Sakit. 

"Alhamdulillah, masih terus berlanjut," kata Yuli. 

Diketahui, kasus Covid-19 di Kabupaten Sleman saat ini sudah melandai. Per tanggal 19 September, kasus aktif hanya ditemukan 90 kasus.

Baca juga: DKPP Klaten Sosialisasikan Pentingnya Registrasi Bagi Keamanan Pangan

Mayoritas menjalani isolasi mandiri di rumah maupun di Rumah Sakit. Tidak ada yang di Isoter. 

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Sleman, Bambang Kuntoro mengatakan, hingga saat ini gedung isolasi terpusat (Isoter) rusunawa Gemawang kondisinya kosong dari pasien Covid-19.

Gedung Isoter ini kosong dari pasien sejak 9 September lalu. 

"(Isoter) kondisinya, kosong," kata Bambang. (rif)

 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved