Berita Gunungkidul Hari Ini

Kasus Aktif Covid-19 di Gunungkidul Kini Tak Lebih dari 20 Orang

Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul mencatat jumlah pasien sembuh dari COVID-19 terus mengalami penambahan. Angka kasus aktif dalam perawatan

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
Freepik.com
Ilustrasi Covid-19 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul mencatat jumlah pasien sembuh dari Covid-19 terus mengalami penambahan.

Angka kasus aktif dalam perawatan pun kini kurang dari 20 orang.

Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty menyampaikan bahwa hari ini hanya ada satu kasus baru konfirmasi positif Covid-19 yang dilaporkan.

Baca juga: DKPP Klaten Sosialisasikan Pentingnya Registrasi Bagi Keamanan Pangan

"Sedangkan yang sembuh ada 5 orang," jelas Dewi pada Selasa (20/09/2022).

Adapun 5 pasien sembuh ini sebagian besar menjalani perawatan dengan cara isolasi mandiri (isoman).

Lantaran masa isomannya sudah selesai, mereka pun dinyatakan sembuh.

Sedangkan untuk satu kasus baru hari ini sebelumnya memiliki riwayat sebagai Suspek.

Meski demikian, Dewi menyebut angka kasus aktif hari ini justru turun dibandingkan kemarin.

"Hari ini ada 18 kasus aktif Covid-19 dalam perawatan," ungkapnya.

Pada Senin (19/09/2022) lalu tercatat ada 22 kasus aktif Covid-19.

Jumlah ini pun juga sudah berkurang, lantaran kemarin dilaporkan ada 11 pasien yang dinyatakan sembuh.

Secara kumulatif, terdapat 22.868 kasus konfirmasi positif Covid-19 di Gunungkidul.

Sebanyak 21.670 di antaranya sudah dinyatakan sembuh.

"Jumlah meninggal dunia masih bertahan di angka 1.180 orang, belum ada penambahan baru," kata Dewi.

Baca juga: Liga Italia Serie A: Situasi Inter Milan yang Melempem dan Kontrak Milan Skriniar

Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto sebelumnya mengklaim bahwa penularan Covid-19 di wilayahnya kini lebih bisa dikendalikan.

Namun ia menegaskan bahwa pandemi tetap belum berakhir.

Menurutnya, upaya pencegahan dan penanganan tetap perlu dilakukan untuk menekan potensi lonjakan kasus baru.

Ia pun menilai saat ini warganya sudah lebih siap berhadapan dengan pandemi.

"Sebab tim dari tingkat kapanewon hingga kalurahan sudah punya prosedur penanganan Covid-19, jadi bisa dikatakan saat ini kami lebih siap," kata Heri. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved