Rangkuman Pengetahuan Umum
Profil Bupati Sleman dari Tahun ke Tahun, Periode 1945-2025
Inilah daftar Bupati Sleman dari masa ke masa, lengkap dengan profil singkatnya. Bupati Sleman pertama sampai ke-14.
Penulis: Alifia Nuralita Rezqiana | Editor: Alifia Nuralita Rezqiana
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Tahukah Anda, Bupati Sleman saat ini, Harda Kiswaya, merupakan bupati ke-14 di Kabupaten Sleman?
Mengutip laman resmi Sistem Informasi Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sleman sikn.slemankab.go.id, Bupati Sleman pertama adalah Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Pringgodinigrat. Ia menjabat selama dua tahun, yaitu pada 1945-1947.
Selanjutnya, Bupati Sleman kedua adalah KRT Projodiningrat. Ia menjabat selama tiga tahun, yaitu pada 1947-1950.
Bupati Sleman ketiga adalah KRT Dipodiningrat yang menjabat selama lima tahun, yaitu pada 1950-1955.
Berikut data Bupati Sleman dari tahun ke tahun, seperti dirangkum Tribunjogja.com dari laman resmi sikn.slemankab.go.id, Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman direktoribudaya.slemankab.go.id, dan Pemerintah Kabupaten Sleman slemankab.go.id.
1. KRT Pringgodinigrat (1945-1947)
Pada tanggal 8 April 1945 Sri Sultan Hamengku Buwono IX melakukan reorganisasi struktur pemerintahan daerah di wilayah Kasultanan Yogyakarta melalui keputusan Jogjakarta Koorei Angka 2 (dua).
Dalam Koorei tersebut, dinyatakan bahwa wilayah Kasultanan Yogyakarta dibagi menjadi lima kabupaten, yakni Kabupaten Kota Yogyakarta (Yogyakarta Syi), Kabupaten Sleman (Sleman Ken), Kabupaten Bantul (Bantul Ken), Kabupaten Gunung Kidul (Gunung Kidul Ken) dan Kabupaten Kulon Progo (Kulon Progo Ken).
Sri Sultan Hamengku Buwono IX kemudian menunjuk KRT Pringgodiningrat sebagai bupati pertama Sleman setelah dilakukannya reorganisasi tersebut.
Pada era Perang Revolusi Kemerdekaan, para pegawai pemerintahan kabupaten meninggalkan ibukota Sleman untuk ikut keluar kota mengatur strategi.
Dalam keadaan demikian, perkantoran pemerintahan Kabupaten Sleman menjadi sepi dan terjadi "bumi angkut" oleh gerombolan masyarakat yang tidak bertanggungjawab. Akibatnya, gedung-gedung pemerintah tidak layak lagi menjadi tempat pelayanan masyarakat.
Dalam kondisi yang memprihatinkan tersebut, pada 1947, Bupati Sleman KRT Pringgodiningrat memindahkan pusat pelayanan kabupaten dari Sleman (lokasi sekarang menjadi Puskesmas Sleman) ke Kompleks Pesanggrahan Ambarukmo.
Dalam hal ini, Kompleks Ambarukmo merupakan pusat kegiatan pelayanan pemerintahan, bukan ibukota kabupaten.
Pada tahun yang sama, Bupati KRT Pringgodiningrat digantikan oleh KRT Projodiningrat.
KRT Pringgodiningrat meninggal dunia pada 21 Mei 1949 dan dimakamkan di Pemakaman Mangunjayan. Lokasinya berada di Kalurahan Jogotirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman.
2. KRT Projodiningrat (1947-1950)
KRT Projodiningrat merupakan Bupati Sleman ke-2 yang menjabat selama tiga tahun, sejak 1947 sampai 1950.
Bupati Sleman
Wakil Bupati Sleman
Meaningful
sejarah
korupsi
Sri Purnomo
Kustini Sri Purnomo
Harda Kiswaya
Berita Sleman Hari Ini
Rangkuman Pengetahuan Umum
| 4 Teori Masuknya Islam ke Indonesia: Gujarat, Persia, Cina, dan Arab |
|
|---|
| 10 CONTOH Idiom Bahasa Inggris yang Sering Digunakan dalam Percakapan |
|
|---|
| 10 Pasangan Kata Bahasa Inggris yang Mirip api Berbeda Arti |
|
|---|
| Apa Itu Mise en Scene? Penjelasan Lengkap dengan Contoh Film Populer |
|
|---|
| Inilah 20 Kata Bahasa Jawa Timur vs Jawa Tengah: Sama Bunyi, Beda Arti! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Bupati-Sleman-Pertama-sampai-ke-6.jpg)