Berita Jogja Hari Ini

Soal Pencabutan Status Pandemi pada Akhir Tahun, Pemda DIY: Penularan Covid-19 Sudah Terkendali

Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) memberi sinyal untuk mencabut status Pandemi Covid-19 pada akhir 2022

TRIBUNJOGJA.COM/ Yuwantoro Winduajie
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) memberi sinyal untuk mencabut status Pandemi Covid-19 pada akhir 2022 mendatang.

Sebab, tanda-tanda berakhirnya pandemi sudah tampak di depan mata.

Terkait hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji menilai bahwa penularan Covid-19 di DIY saat ini memang sudah cukup terkendali.

Hal itu dilihat dari tren penambahan kasus yang mulai mengalami penurunan.

Baca juga: Luasan Lahan Panen Kedelai di Gunungkidul Capai Lebih dari 2 Ribu Hektare di 2022

Misalnya dalam sepekan terakhir, penambahan kasus harian yang dilaporkan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 rata-rata hanya berkisar 20-30 kasus perharinya.

"Sebetulnya Covid di Yogyakarta sudah cukup terkendali. Pertama karena tambahan kasusnya memang sedikit," kata Aji saat ditemui di kantornya, Senin (19/9/2022).

Selain itu, lanjut Aji, mayoritas masyarakat yang terinfeksi virus Corona hanya mengalami gejala ringan seperti flu biasa atau tanpa bergejala sama sekali. 

Hal ini membuat tingkat fatalitas Covid-19 terus menurun dari waktu ke waktu.

Diyakini kekebalan kelompok terhadap virus Corona juga sudah hampir terbentuk karena tiap hari ada warga yang menjalani vaksinasi Covid-19.

Meski begitu, Aji meminta masyarakat untuk tak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan hingga pandemi Covid-19 benar-benar dinyatakan berakhir.

"Lalu kedisiplinan masyarakat Yogya dalam rangka menerapkan protokol kesehatan juga cukup bagus. Walaupun nanti WHO betul-betul menarik atau mengganti status bukan lagi pandemi tapi saya harap masyarakat di Yogya semuanya tetap prokes," terangnya.

Jika WHO dan Kementerian Kesehatan benar-benar mencabut status pandemi di wilayah DI Yogyakarta, Pemda DIY juga akan membuat dasar regulasi baru terkait penanganan endemi.

Misalnya soal pendanaan penanganan Covid-19 yang dapat memanfaatkan Belanja Tak Terduga (BTT).

Saat ini BTT dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan seperti pembiayaan operasional selter isolasi, vaksinasi Covid-19, hingga obat-obatan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved