Berita Gunungkidul Hari Ini

Luasan Lahan Panen Kedelai di Gunungkidul Capai Lebih dari 2 Ribu Hektare di 2022

Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul mencatat hampir semua lahan kedelai sudah dipanen selama Januari-Juli 2022 ini. Luas lahan yang sudah

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
istimewa
Panen kedelai di Kapanewon Playen, Gunungkidul belum lama ini. Sebagian besar lahan kedelai di Gunungkidul kini telah panen, dengan hasil yang menggembirakan. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul mencatat hampir semua lahan kedelai sudah dipanen selama Januari-Juli 2022 ini.

Luas lahan yang sudah dipanen mencapai lebih dari 2 ribu hektare (ha).

Kepala DPP Gunungkidul, Rismiyadi mengatakan luas lahan kedelai yang sudah panen di periode tersebut persisnya mencapai 2.369 ha.

Baca juga: Nekat Kejar Kereta Api yang Sudah Berangkat, Seorang Penumpang Terperosok di Stasiun Yogyakarta

"Rata-rata hasil panennya sekitar 1,258 wose kedelai per ha," jelasnya pada Senin (19/09/2022).

Total luas lahan kedelai di Gunungkidul selama 2022 ini mencapai 3.072,3 ha.

Masa penanaman kedelai dibagi dalam dua tahap, yaitu pada musim hujan kedua dan musim kemarau.

Pada musim hujan kedua, DPP Gunungkidul mengembangkan kedelai bantuan pemerintah di lahan seluas 1.514 ha.

Sedangkan di musim kemarau, luas lahan kedelai bantuan pemerintah mencapai 1.122 ha.

"Ini masih ditambah dengan lahan kedelai swadaya masyarakat, yaitu seluas 280,3 ha di musim hujan kedua dan 156 ha pada musim kemarau," ungkap Rismiyadi.

Menurutnya, hasil panen kedelai tahun ini cukup menggembirakan.

Meski demikian, pihaknya terus berupaya agar hasil panen kedelai Gunungkidul selalu optimal dan meningkat setiap tahunnya.

Salah satunya dengan memaksimalkan sistem irigasi untuk lahan kedelai. Adapun belum lama ini, pihaknya meresmikan hasil Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) untuk lahan kedelai di Kapanewon Playen.

"RJIT ini dibangun dengan dana dari pemerintah sebesar Rp 75 juta, di mana pembangunannya dilakukan secara swakelola," kata Rismiyadi.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca BMKG Besok Selasa 20 September 2022: Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Lebat

Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sido Rahayu di Playen belum lama ini juga sudah memanen kedelainya.

Panen ini turut dihadiri oleh Bupati Gunungkidul.

Ketua Gapoktan Sido Rahayu Playen, Sundartono mengatakan pihaknya mengelola kedelai bantuan pemerintah di lahan seluas 145 ha. Adapun sebagian besar kedelai di lahan tersebut sudah dipanen.

"Hasil ubinannya sekitar 1,8 ton wose per ha, ini tentu hasil panen yang besar dan sesuai harapan kami," ujarnya.(alx)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved