Konflik Suriah
Tayyip Erdogan dan Bashar Assad Akan Bertemu di Samarkand Uzbekistan
Presiden Turki Tayyip Erdogan akan bertemu Presiden Suriah Bashar Assad untuk membahas pemulihan hubungan kedua negara di Uzbekistan.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
TRIBUNJOGJA.COM, TEHERAN - Presiden Suriah Bashar Al-Assad dan timpalannya dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akan bertemu di sela-sela KTT Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO) di Samarkand, Uzbekistan.
KTT tahunan Dewan Negara Kepala SCO 2022 akan diadakan pada 15-16 September 2022.
Presiden Rusia Vadimir Putin akan menghadiri pertemuan ini. Informasi ini dilaporkan kantor berita Iran, Tasnim News Agency, Minggu (21/8/2022).
Baca juga: Lima Roket Ditembakan ke Pangkalan Militer AS di Suriah
Baca juga: Turki Gempur Pasukan Suriah di Aleppo, Damaskus Balik Menyerang ke Idlib
Baca juga: Pasukan AS Kawal Konvoi 137 Truk Tangki Berisi Minyak Curian dari Suriah
Menurut kantor berita Iran itu, pertemuan itu akan terjadi jika pembicaraan mendatang antara Assad dan delegasi Turki berjalan baik.
Pemimpin Partai Patriotik Doğu Perinçek akan memimpin delegasi politik dan diplomatik Turki, yang diperkirakan akan segera tiba di Damaskus.
Perinçek akan didampingi oleh sejumlah mantan menteri dan diplomat veteran dalam perjalanannya ke Suriah.
Delegasi dilaporkan akan bertemu Bashar Assad guna membahas cara memulihkan hubungan antara Suriah dan Turki, perang bersama melawan terorisme di Suriah utara, dan pengembalian pengungsi Suriah dari Turki.
Awal bulan ini, Erdogan mengatakan selama kunjungannya ke Rusia, Presiden Vladimir Putin memintanya untuk berpartisipasi dalam pertemuan Shanghai.
Erdogan menyanggupi akan berpartisipasi. Kemudian, Erdogan juga menyerukan dialog dengan Suriah.
Tasnim mengatakan Putin juga mengundang Assad untuk menghadiri pertemuan SCO. Jika Assad berpartisipasi dalam pertemuan itu, maka pembicaraan terobosan dengan Erdogan kemungkinan akan terjadi.
Turki telah menjadi pendukung utama pemberontak Suriah sejak pecahnya perang di negara itu lebih dari satu dekade lalu.
Namun sekarang, Erdogan tampaknya terburu-buru untuk menormalkan hubungan dengan Assad sebelum pemilihan Turki tahun depan.
Ancaman pasukan Kurdi di Suriah dan masalah pengungsi Suriah di Turki menjadi prioritas utama bagi pemilih Turki.
Update Situasi Suriah
Perkembangan terakhir dari wilayah konflik Suriah, seorang perwira intelijen Suriah dilaporkan tewas dan lima lainnya terluka dalam dua serangan terpisah di Gubernuran Daraa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/presiden-turki-recep-tayyip-erdogan-2020.jpg)