Berita Kota Yogya Hari Ini
Mayoritas Air Sumur di Kota Yogyakarta Tercemar Bakteri E-Coli, Lakukan Ini Agar Aman Dikonsumsi
Pemerintah Kota (Pemkot) setempat menemukan fakta, bahwa sebagian besar air sumur di wilayahnya tercemar bakteri e-coli.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Warga Kota Yogyakarta harus lebih berhati-hati dalam mengonsumsi air minum, khususnya yang bersumber dari sumur.
Bukan tanpa sebab, Pemerintah Kota (Pemkot) setempat menemukan fakta, bahwa sebagian besar air sumur di wilayahnya tercemar bakteri e-coli.
Namun, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani, meminta, agar penduduk tetap tenang menghadapi fenomena tersebut.
Baca juga: Pebasket Muda Ramaikan Livin by Mandiri Indonesia 3x3 Tournament 2022 Seri Yogyakarta
Pasalnya bakteri e-coli bisa dimatikan dengan cara sederhana dan dalam waktu singkat.
Sehingga, air sumur pun tetap aman untuk dikonsumsi.
"Jika akan dikonsumsi, air direbus dahulu sampai mendidih sempurna selama 3 menit. Setelah air mendidih, baiknya api dikecilkan agar tetap mendidih selama 3 menit. Kemudian, api silakan dimatikan," jelas Kadinkes, Rabu (17/8/2022).
"Ya, dengan mendidihkan air secara sempurna selama 3 menit itu, bakteri-bakteri patogen yang ada di dalam air pun dipastikan mati. Sehingga, air rebusan aman dikonsumsi, ya, untuk keperluan minum warga masyarakat," lanjutnya.
Emma memastikan, selama air sumur yang tercemar e-coli tersebut dimasak dengan benar, tak ada dampak serius bagi kesehatan mereka yang mengonsumsi.
Terlebih, sejauh ini, pihaknya belum menemukan adanya keluhan dari warga masyarakat, yang terdampak oleh cemaran air sumur.
"Bahkan, sepanjang pandemi (Covid-19) penyakit-penyakit seperti diare, dan lain lain itu, malah cenderung turun terus, karena kedisiplinan warga untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta rajin cuci tangan," ungkapnya.
Meski demikian, ia mengimbau penduduk Kota Yogyakarta untuk mencermati kualitas air sumur, yang dikonsumsi sehari-hari.
Baca juga: Atlet Jogja Nabilah Umarella Bakal Tampil di FINA World Junior Artistic Swimming Championships 2022
Menurutnya, demi keamanan, alangkah baiknya publik bisa memanfaatkan air jaringan PDAM Tirtamarta, untuk memenuhi kebutuhan perminuman, hingga dapurnya.
"Karena air jaringan perpipaan PDAM Tirtamarta itu kan di-treatment rutin menggunakan klorinasi, ya, sehingga airnya jelas layak dan aman dikonsumsi," pungkasnya. (aka)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-kota-yogya_20180731_185714.jpg)