Berita Gunungkidul Hari Ini
Warga Jabar Mencari Peluang Rejeki di Gunungkidul Lewat Momen Agustusan
Berjualan bendera menjadi aktivitas sampingan saat ia tengah libur dari pekerjaan utamanya.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
Ia menyebut jika profesi utamanya sebagai buruh bangunan di tempat tinggalnya.
Berjualan bendera menjadi aktivitas sampingan saat ia tengah libur dari pekerjaan utamanya.
Selama di Wonosari, ia memilih mengontrak bersama beberapa teman.
Baca juga: Berkah Peringatan HUT RI ke-77, Pedagang Bendera dan Umbul-umbul di Sleman Kebanjiran Pembeli
Masa tinggalnya pun tak akan lama, karena ia di sini murni hanya untuk berjualan bendera.
"Paling sampai tanggal 15 Agustus nanti baru saya pulang," kata Aji.
Selain Aji, ada pula Agus Sutisna yang ikut berjualan bendera untuk momen Agustusan.
Ia juga berasal dari daerah yang sama, yaitu Garut.
Namun pengalamannya terbilang lebih senior ketimbang Aji.
Sebab ia mengaku sudah menjadi pedagang musiman untuk berjualan bendera setidaknya selama 14 tahun terakhir.
"Bisa dibilang keuntungan di Gunungkidul lebih banyak, makanya saya memilih berjualan di sini," kata Agus yang memilih membuka lapaknya di ruas Jalan Yogya-Wonosari, Playen.( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Warga-Jabar-Mencari-Peluang-Rejeki-di-Gunungkidul-Lewat-Momen-Agustusan.jpg)