Komisi A DPRD DIY Desak Pemda Gunakan BTT Rp 64 Miliar untuk Percepatan Vaksinasi Booster

"Dana BTT tahun ini Rp94 miliar, per hari ini sisa Rp64 miliar. Sehingga kami rasa sisa anggaran ini memadai untuk percepatan vaksinasi booster,"

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Situasi pandemi Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saat ini kembali menjadi perhatian kalangan legislatif di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY.

Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto, mengatakan, berdasarkan data yang ia terima, per Jumat (5/8/2022) kemarin dari total bed yang tersedia di rumah sakit sebanyak 1.482, telah terisi pasien Covid-19 sebanyak 109 pasien.

Kemudian BOR isolasi diisi 97 pasien, dan BOR ICU sebanyak 12 pasien.

Baca juga: ORI DIY: Dugaan Pemaksaan Berjilbab di SMAN 1 Banguntapan Diduga Demi Akreditasi, Ini Detailnya

Eko Suwanto juga merespon data capaian vaksinasi booster di wilayah DIY, baik vaksinasi umum, lansia, maupun untuk para tenaga kesehatan.

"Per tanggal 4 Agustus 2022 ternyata capaian vaksinasi booster di DIY masih rendah ada diangka 38,52 persen atau setara 1.109.272. Masih jauh dari sasaran," kata Eko Suwanto, di gedung DPRD DIY, Jumat (5/8/2022).

Dengan melihat data tersebut, Eko Suwanto menyarankan beberapa hal yang patut diperhatikan pemerintah DIY di antaranya, mendesak pemerintah DIY melakukan vaksin booster baik berbasis desa maupun kelurahan, termasuk di tempat-tempat wisata, pasar, terminal dan di institusi sekolah.

Kedua, Eko meminta pemerintah DIY memperhatikan sarana dan prasarana untuk membantu pelaksanaan vaksin booster yang lebih massif lagi.

"Berikutnya kami minta disiplin prokes terutama di sekolah, pasar, mall dan juga tempat-tempat wisata," terang dia.

Penguatan kerjasama penerapan prokes dan sentra vaksin juga diharapkan di wilayah-wilayah perbatasan DIY dengan Jawa Tengah.

Untuk merealisasi itu semua, menurutnya dapat dilaksanakan melalui dukungan dana sisa Belanja Tak Terduga (BTT) pemerintah DIY yang saat ini masih tersisa Rp64 miliar.

"Dana BTT tahun ini Rp94 miliar, per hari ini sisa Rp64 miliar. Sehingga kami rasa sisa anggaran ini memadai untuk percepatan vaksinasi booster," jelas Politisi PDIP itu.

Dia mendesak dinas terkait dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY untuk berkoordinasi guna merealisasikan sisa anggaran BTT untuk penanggulangan Covid-19 pada tahun ini.

Baca juga: Timnas Indonesia U-16 Bertekad Menangkan Laga Atas Vietnam, Bima Sakti: Kita Tentukan Nasib Sendiri

Sementara Anggota Komisi A DPRD DIY Yuni Satia Rahayu menambahkan, berdasarkan data yang ia dapat, tingkat partisipasi remaja dalam program vaksinasi di DIY masih rendah.

Dia mengimbau kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY serta pelayanan kesehatan untuk menjadikan hal ini sebuah perhatian khusus.

"Hari ini kami melihat bahwa data yang bisa kami bawa ini untuk remaja sangat sedikit," jelasnya.

Dia meminta segera adakan koordinasi ke tingkat kalurahan hingga padukuhan, agar warga di pemerintahan terbawah segera mendapat akses vaksinasi. (hda)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved