Bupati Bantul Abdul Halim Muslih
Bupati Halim Kejar Percepatan Digitalisasi Daerah di Kabupaten Bantul
Pemkab Bantul melakukan percepatan digitalisasi pasar rakyat dengan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah dengan penerapan E-retribusi pasar.
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul melakukan percepatan digitalisasi pasar rakyat, melalui Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bantul menggelar launching percepatan dan perluasan digitalisasi daerah dengan penerapan E-retribusi pasar dan penerapan Q-ris di pasar rakyat bekerja sama dengan Bank BPD DIY.
Baca juga: Bupati Halim Dukung Penuh Even-even untuk Memasarkan Produk UMKM Bantul
Baca juga: Bupati Halim Beri Fasilitas Perluasan Pasar UMKM Bantul Lewat Pasar Rakyat dan Bazaar
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, pasar rakyat merupakan bagian vital dari proses perdagangan dan merupakan bagian aktivitas keseharian masyarakat. Karenanya, untuk menyesuaikan pola kehidupan era Revolusi Industri 4.0 dan pola adaptasi kondisi baru, Pemkab Bantul melakukan modernisasi dan digitalisasi pasar rakyat.
“Saya berharap, sebelum 2024 target tersebut bisa tercapai. Nanti dilanjutkan e-retribusi parkir dan sebagainya, sehingga akan lebih efisien, efektif, dan memuaskan semua pemangku kepentingan, baik untuk pedagang, pembeli, maupun pengelola pasar,” ucap Bupati Abdul Halim.
Dijelaskan Abdul Halim, bahwa pada era digital ini UMKM harus terus meningkatkan dan menguatkan platform-platform pemasaran digital.
“Karena, pasar digital ini trennya semakin meningkat. Pasar online mendampingi pasar offline, dua-duanya harus kita ikuti dan manfaatkan, agar produk UMKM kita ini memperoleh pasar yang lebih luas, baik secara offline maupun online. Yang akhirnya, akan mendorong produksi lebih besar,” papar Bupati Bantul.
“Kalau produksinya meningkat, tentu pendapatannya juga meningkat, keuntungannya meningkat, kesejahteraannya pun meningkat, termasuk omsetnya meningkat,” imbuh Bupati Halim.
Dengan hadirnya digitalisasi pasar rakyat ini diharapkan akan mempercepat program digitalisasi di Kabupaten Bantul. Dan, tentunya akan memperkuat sistem pemerintahan berbasis teknologi. (ayu)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jamu-seroja-halim.jpg)