Tips Kesehatan
Tips Pengobatan Hipertensi: Inilah Daftar 5 Obat Herbal Penurun Tekanan Darah Tinggi
Bahan alami untuk pengobatan hipertensi antara lain pegagan, meniran, temulawak, seledri, dan bahkan kumis kucing.
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Yoseph Hary W
- Didihkan 6 gelas air
- Masukkan 1 kemasan ramuan jamu
- Tunggu selama kurang lebih 15 menit atau sampai air tersisa 3 gelas dengan nyala api kecil dengan sesekali diaduk
- Diamkan hingga hangat atau dingin
- Saringlah dan minum 3 x 1 gelas tiap hari
- Ramuan ini bisa disiapkan dengan menggunakan alat yang terbuat dari tanah liat, porselen, stainless steel, maupun enamel.
Aturan minum ramuan ini adalah 3 x 1 gelas sesudah makan setiap hari.
Hasil penelitian Badan Litbangkes pada 2011 dengan pre-post test design selama 28 hari, menunjukkan ramuan jamu saintifik penurun tekanan darah tinggi dapat menunrunkan tekanan darah tinggi secara bermakna setelah pemberian selama 28 hari.
Hasil penelitian Triyono, A dkk., pada tahun 2104 di B2P2TOOT Tawangmangu dengan judul Study Klinik Dua Sediaan Formula Jamu Penurun Tekanan Darah pada 60 subjek dengan hipertensi grade 1 selama 56 hari, menunjukkan hasil: Pemberian sediaan rebusan simplisia ramua jamu saintifik penurun tekanan darah dapat menurunkan tekanan darah subjek penelitian sebanding dengan penurunan tekanan darah dengan perlakuan seduhan serbuk ramuan jamu saintifik penurun tekanan tekanan darah.
Pemberian sediaaan rebusan simplisia ramuan jamu saintifik penurun tekanan darah dapat menghilangkan gejala klinis hipertensi, seperti pusing atau sakit kepala, tengkuk kaku atau cengeng dan pegal linu.
Pemberian sediaan rebusan simplisia ramuan jamu saintifik penurun tekanan darah selama 56 hari menaikkan skor kualitas hidup setara dengan kenaikan skor kualitas tidur akibat pemberian sediaan seduhan serbuk ramuan jamu saintifik penurun hipertensi.
Pemberiaan sediaaan rebusan siplisia ramuan jamu saintifik enurun tekanan darah dan sediaan seduhan serbuk ramuan jamu saintifik penurun tekanan darah selama 56 hari tidak ditemukan efek samping yang serius, serta tidak mengganggu fungsi hati, ginjal, dan darah rutin.
(TribunJogja/Noristera Pawestri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Bagaimana-Cara-Memeriksa-Tekanan-Darah-Sendiri-Berikut-Alat-Tips-Membaca-Angka-Sistolik-Diastolik.jpg)