Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Kasus Covid-19 di DIY Merangkak Naik, Dinkes DIY: Skrining PTM Dilakukan Intensif

Skrining dilakukan oleh pemerintah kabupaten/kota di sekolah-sekolah yang menyelenggarakan pembelajaran tatap muka ( PTM ) secara penuh.

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Yuwantoro Winduajie
Kepala Dinkes DIY, Pembajun Setyaningastutie 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY menyebut kasus terkonfirmasi Covid-19 di DI Yogyakarta mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Dinkes DIY, Pembajun Setyaningastutie menjelaskan, kenaikan kasus disebabkan karena beberapa faktor.

Satu di antaranya dari penyelenggaraan skrining deteksi Covid-19 terhadap para pelajar.

Skrining dilakukan oleh pemerintah kabupaten/kota di sekolah-sekolah yang menyelenggarakan pembelajaran tatap muka ( PTM ) secara penuh.

Selain itu, penambahan kasus juga disumbang dari hasil pemeriksaan mandiri yang dilakukan masyarakat.

Kebanyakan merupakan pelaku perjalanan antar daerah.

Baca juga: Kasus Covid-19 di DIY Alami Tren Kenaikan, Sri Sultan HB X Sebut Penularan Masih Terkendali 

"Kalau kenaikan kasus itu salah satunya karena memang skrining di PTM-nya dilakukan secara intensif," terang Pembajun, Kamis (21/7/2022).

Di tengah tren kenaikan, Dinkes DIY juga berupaya untuk menekan angka kematian akibat Covid-19

Sejauh ini tingkat fatalitas Covid-19 di DIY berada di angka 2,67 persen dari total kasus terkonfirmasi sebanyak 221.556 kasus per Kamis (20/7/2022) lalu.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY dalam sepekan terakhir hanya melaporkan satu pasien meninggal akibat Covid-19 tepatnya pada 17 Juli 2022 lalu.

Pasien tersebut, lanjut Pembajun, memiliki penyakit penyerta atau komorbid sehingga lebih berisiko.

"Yang kita jaga adalah kasus yang meninggal jangan sampai ada. Walaupun beberapa hari lalu ada kasus yang meninggal satu orang," katanya.

Karenanya, pelaksanaan vaksinasi booster perlu terus digenjot untuk meminimalisir risiko penularan dan gejala yang dialami pasien. 

Ruang perawatan baik non critical maupun ICU juga akan terus disiagakan untuk menampung pasien dengan gejala sedang hingga berat.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kota Yogyakarta Mulai Meningkat, Legislatif Berharap PTM Dipertahankan

Lebih jauh, saat ini pihaknya juga tengah melakukan pemeriksaan varian baru Covid-19 melalui metode Whole Genome Sequencing (WGS).

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved