Alasan Netizen Juluki Babarsari Jadi Gotham City Hingga Trending di Twitter

Nama Babarsari yang terletak di Kelurahan Catur Tunggal Depok Sleman ini diubah netizen menjadi Babarsari Gotham City karena sering ricuh

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Petugas polisi Berjaga di Seturan, Caturtunggal, Depok Sleman menyusul terjadinya serentetan kerusuhan di kawasan tersebut. 

Kericuhan itu dipantik kasus dugaan penganiayaan yang menimbulkan korban.

Terhadap korban yang kini tengah dirawat di rumah sakit, Brigjen Pol Andry Wibowo meminta kepada pemerintah untuk melakukan mitigasi kesehatan.

“Apa itu mitigasi kesehatan yaitu korban harus mendapat perawatan dan semua biaya ditanggung pemerintah,” kata Kabinda yang juga dikenal sebagai pelopor gerakan vaksinasi Covid-19 di DIY ini.

Pemkab Sleman pun menyanggupi untuk menanggung biaya pengobatan para korban.

Selanjutnya, Andry Wibowo meminta pihak yang bertikai untuk melakukan cooling down sosial, dan ini disanggupi oleh para tokoh dari kelompok tersebut untuk menasihati massa.

“Di sini pendekatan sosial menjadi penting, dekati kelompok yang bertikai, diajak ngobrol, sambil berproses hingga semua bisa hidup rukun,” paparnya, Selasa (5/7/2022).

Sementara untuk pelaku kekerasan, harus ditindak tegas, hukum tetap dijalankan dan biarkan hukum yang bicara.

“Jadi tokoh-tokoh ini punya tugas masing-masing, menjaga masing-masing pihak, ikut melakukan upaya proses penegakan hukum, dan pencegahan pertikaian lanjutan,” jelas Andry Wibowo.

Kemudian Andry Wibowo meminta kepada para tokoh tersebut untuk kembali menghidupkan wadah masyarakat perantauan, sehingga ketika terjadi problem-problem menyangkut mereka, bisa diselesaikan dengan baik.

Di sisi lain, Andry Wibowo meminta pemerintah daerah untuk mendalami, mempelajari dan membuat aturan tentang sanksi sosial.

“Di sepakbola itu, kalau melanggar aturan dalam stadion, tidak boleh ada penonton, tidak boleh masuk stadion. Nah pemerintah juga harus bikin aturan untuk menjaga kerukunan masyarakat, ada sanksi sosial juga, biar ikut menjaga,” ungkapnya.

“Yogya harus jadi daerah toleran, ini kota sejarah lahirnya bangsa dan nilai historis jogja harus dijaga, menjaga kemerdekaan, kita semua harus ambil bagian,” pesannya.

Terakhir, Andry Wibowo berhadap ada tindakan tegas terhadap pelaku, yakni dikejar, amankan dan periksa.

Kemudian perlu ada Satgas yang berpatroli untuk menjaga daerah agar terus damai. (Tribunnews/Tribunjogja)

 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved