Kasus Covid-19 Naik, Epidemiolog UGM Ingatkan Kekebalan Tubuh yang Menurun: Tetap Patuh Prokes

"Pada saat ini iya (kekebalan tubuh). Tapi kekebalan akan menurun dengan berjalannya waktu,” ungkapnya.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
dok.istimewa
Ilustrasi Covid-19 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kasus Covid-19 meningkat di DI Yogyakarta dan Indonesia dalam beberapa waktu belakangan.

Menanggapi hal tersebut, Pakar Epidemiologi Universitas Gadjah Mada ( UGM ), Riris Andono Ahmad mengatakan, peningkatan kasus bisa disebabkan karena adanya libur mudik Idulfitri yang cukup panjang.

Sebab, lonjakan kasus mulai meningkat sepekan setelah libur lebaran.

“Bisa kemungkinan karena adanya libur mudik atau juga subvarian baru Omicron, yakni BA.4 dan BA.5,” kata pria yang akrab disapa Doni tersebut, Senin (27/6/2022).

Baca juga: Lolos Grup A Piala Presiden 2022, PSS Sleman akan Bertemu Persib Bandung, Ini Kata Seto Nurdiyantoro

Meski begitu, ia melihat, di tengah melonjaknya kasus Covid-19, keterisian tempat tidur di rumah sakit tidak meningkat. 

Justru sebaliknya, bed occupancy rate (BOR) mengalami penurunan.

Doni mengakui bahwa kekebalan tubuh penduduk sudah kian meningkat setelah mendapat suntikan vaksin primer dan booster apalagi sebelumnya sudah pernah terinfeksi. 

Namun begitu, dia mengingatkan bahwa tingkat kekebalan tersebut akan menurun seiring berjalannya waktu sehingga protokol kesehatan tetap diterapkan. 

“Pada saat ini iya (kekebalan tubuh). Tapi kekebalan akan menurun dengan berjalannya waktu,” ungkapnya.

Anjuran pemerintah agar tetap memakai masker jika berada di dalam ruangan tertutup dan boleh membuka masker saat berada di luar ruangan, menurutnya, tetap saja menimbulkan risiko terjadinya penularan. 

“Kalau mode penularan masih tetap sama, intervensinya juga sama,” katanya.

Baca juga: Cegah PMK, Pemkab Magelang Lakukan Vaksinasi Tahap Pertama Kepada Hewan Ternak

Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penularan varian baru Omicron BA.4 dan BA.5, ia menganjurkan agar warga masyarakat tetap  waspada dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19

“Tetap patuh prokes, jika punya gejala flu atau kontak dengan kasus positif, segera karantina dan melakukan tes PCR,” pungkasnya. (Ard)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved