Pakar Sosiologi Universitas Widya Mataram: Jam Malam Jadi Waktu Berkualias Anak dan Orang Tua

Pemerintah Kota Yogyakarta mulai menerapkan adanya Jam malam mulai pukul 22.00-04.00 WIB sebagai upaya untuk meredam potensi kejahatan jalanan

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
freepik.com
Ilustrasi Jam 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kota Yogyakarta mulai menerapkan adanya Jam malam mulai pukul 22.00-04.00 WIB sebagai upaya untuk meredam potensi kejahatan jalanan .

Peraturan Jam malam itu berlaku setiap hari, sesuai dengan Peraturan Walikota No 49 Tahun 2022.

Menanggapi hal tersebut, Dr Mukhijab MA, Dosen Program Studi (Prodi) Sosiologi Fakultas Ilmu Sosiologi dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Widya Mataram (UWM) mengatakan kebijakan Jam malam itu bisa efektif.

Baca juga: MIRIS, Buruknya Komunikasi Soal Kotak Sampah di KSPN Borobudur, Warga Sekitar Jadi Korban

“Mungkin bisa dimulai dengan sosialisasi ke masyarakat untuk memberi pengertian tentang apa dan bagaimana Jam malam itu. Pemahamannya harus tepat, jangan dibuat negatif,” kata dia kepada Tribun Jogja, Selasa (21/6/2022).

Dia mengatakan, diksi Jam malam acapkali dimaknai negatif, seringkali dimaknai bersamaan dengan situasi keamanan yang genting di Yogyakarta, meski faktanya kota ini baik-baik saja.

Maka dari itu, Jam malam perlu dimaknai sebagai upaya menciptakan kondisi quality time untuk keluarga.

“Waktu yang berkualitas itu kan untuk mendorong relasi orang tua dan anak dalam hal kebersamaan. Orang tua bisa mendorong anak bisa fokus belajar malam dan merasa sedang berada di rumah,” tuturnya.

Dilanjutkannya, Jam malam bisa digunakan sebagai bagian dari menciptakan antisipasi terhadap kesehatan lingkungan.

Baca juga: Kasus Covid-19 Diprediksi Akan Melonjak, Kadinkes Gunungkidul: Kejar Capaian Vaksinasi

Menurut Mukhijab, ketika anak-anak lebih banyak di dalam rumah, orang tua lebih efektif dalam pengawasan.

“Ketika suasana keluarga kondusif, maka kesehatan lingkungan, dalam pengertian keamanan dan kenyamanan, ikut terkontrol dan terkondisikan dengan baik,” tambahnya.

Sehingga, Jam malam anak, kata dia, bisa menciptakan efek dominan bagi lingkungan keluarga dan masyarakat pada umumnya. (ard)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved