Tips Sehat

Cara Mendeteksi Kanker Payudara Sejak Dini dan Tips Mencegahnya

Berikut informasi seputar kanker payudara untuk Anda, ada faktor risikonya, cara mendeteksi sejak dini, sampai cara mencegah.

DOK. cctansurgery.com.sg
Ilustrasi kanker payudara 

TRIBUNJOGJA.COM - Kanker payudara atau breast cancer adalah salah satu jenis kanker paling sering menyerang wanita. 

Menurut data dari laman resmi World Health Organization (WHO), Kamis (16/6/2022), pada 2020 lalu, jumlah penderita kanker payudara di dunia mencapai 2.300.000 orang.

Adapun sebanyak 685.000 orang yang menderita kanker payudara dilaporkan meninggal dunia.

Sementara itu, menurut data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI), Indonesia masuk ke dalam daftar negara dengan jumlah penderita kanker terbanyak nomor delapan di Asia Tenggara dan nomor 23 di seluruh Asia.

Masih dari data Kemenkes RI, sampai saat ini penyebab pasti kanker payudara masih belum diketahui. 

Baca juga: Marshanda Mengidap Tumor Payudara, Punya Firasat Akan Meninggal, Begini Kronologi Sakitnya 

Faktor-faktor yang meningkatkan risiko kanker payudara

Faktor-faktor yang meningkatkan risiko penyakit kanker payudara
Faktor-faktor yang meningkatkan risiko penyakit kanker payudara (DOK. Kemenkes RI)

Meskipun penyebab pasti kanker payudara memang belum diketahui, tetapi ada sejumlah faktor yang terbukti meningkatkan risiko terkena kanker payudara.

Berikut sejumlah faktor yang bisa meningkatkan risiko kanker payudara, seperti dilansir Tribunjogja.com dari laman resmi Kemenkes RI, Kamis (16/6/2022):  

  • Merokok dan terpapar asap rokok 
  • Pola makan yang buruk
  • Misalnya, sering mengonsumsi makanan tinggi lemak dan rendah serat, makanan yang mengandung zat pengawet dan atau zat pewarna, dll.
  • Mengalami haid atau menstruasi pertama saat usia di bawah 12 tahun
  • Menopause setelah usia 50 tahun
  • Melahirkan anak pertama setelah usia 35 tahun
  • Tidak pernah menyusui anak
  • Pernah mengalami operasi pada payudara yang disebabkan oleh kelainan tumor jinak atau tumor ganas.
  • Salah satu anggota keluarga ada yang pernah menderita kanker payudara

Sebaiknya Anda waspada apabila mengalami faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker payudara, seperti yang telah disebutkan di atas.  

Baca juga: Deteksi Dini Kanker Serviks, Dosen Polkesyo Kembangkan Teropong Digital

Cara mendeteksi kanker payudara sejak dini

Cara mendeteksi kanker payudara
Cara mendeteksi kanker payudara (DOK. Sutterhealth.org)

Salah satu cara untuk mendeteksi kanker payudara sejak dini adalah melakukan prosedur “Sadari”, yaitu periksa payudara sendiri. Berikut cara mendeteksi kanker payudara sejak dini dengan melakukan “Sadari” :

  • Amati dan teliti payudara Anda di depan cermin tanpa menggunakan pakaian dan mengangkat kedua tangan di atas kepala
  • Perhatikan apabila terdapat benjolan atau perubahan bentuk pada kulit dan puting
  • Perhatikan keseluruhan payudara secara teliti, karena Anda sendiri yang lebih mengenali tubuh Anda
  • Tekan payudara dengan kedua telapak tangan secara kuat hingga payudara menonjol ke depan 
  • Amati dengan teliti, apakah di bagian payudara terdapat benjolan, kondisi kerutan seperti kulit jeruk, cekungan seperti lesung pipi, serta puting susu yang tertarik ke dalam.
  • Tekan dan urut perlahan-lahan area di sekitar puting hingga ke arah ujung puting, kemudian amati apakah ada cairan yang tidak normal keluar dari puting, seperti cairan berwarna putih kekuningan atau bercampur darah. 
  • Bagi wanita menyusui, perlu bedakan cairan ini dengan air susu ibu (ASI). 
  • Apabila ditemukan cairan aneh yang keluar dari payudara, segera periksa dan konsultasikan diri Anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Jika Anda menunjukkan gejala-gejala seperti di atas, segera kunjungi fasilitas kesehatan (faskes) terdekat dan periksakan diri Anda. 

Baca juga: 6 Gejala Umum Kanker Prostat, Siapakah yang Paling Berisiko?

Cara mencegah kanker payudara

Ilustrasi foto kanker payudara
Ilustrasi foto kanker payudara (DOK. my.clevelandclinic.org)

Kanker payudara memang menakutkan, tapi bukan berarti kanker payudara tidak bisa dicegah.

Menurut WHO, beberapa aktivitas berikut ini dapat membantu Anda mengurangi risiko terkena kanker payudara:

  • Menyusui
    Menyusui memang banyak manfaatnya, selain untuk tumbuh kembang buah hati, menyusui juga bermanfaat yang baik bagi ibu. Sebab, menyusui dapat mengurangi risiko kanker payudara. Jadi, jangan ragu untuk menyusui.
  • Mengendalikan berat badan
    Berat badan berlebihan dapat menjadi sumber berbagai penyakit. Oleh karena itu, penting untuk menjaga berat badan agar tetap ideal.
  • Menghindari konsumsi alkohol dan atau merokok
    Alkohol dan rokok menjadi dua hal yang harus dihindari agar hidup tetap sehat dan berkualitas.

(Tribunjogja.com/ANR)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved