Kominfo Bahas Percepatan Migrasi TV Analog ke Digital, Begini Perkembangannya di Yogyakarta
Tahapan untuk melakukan migrasi analog ke digital perlu waktu yang cukup lama, karena perlu penyesuaian di banyak aspek dalam prosesnya.
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
“Saat ini jumlah maksimal STB yang disediakan untuk rumah tangga miskin berdasarkan DTKS di Jawa Tengah sebanyak 1.142.925, sedangkan di Yogyakarta 120.686 STB,” rinci Ismail.
Wakil Ketua Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), yang juga Ketua Panitia Kerja (Panja) Digitalisasi Penyiaran, Abdul Kharis Almasyhari, meminta distribusi STB agar benar-benar memenuhi asas pemerataan dan keadilan.
Baca juga: Cara Memasang Set Top Box untuk Ubah Siaran TV Analog jadi TV Digital
“Selain itu, permasalahan sejumlah daerah yang masih blank spot juga harus menjadi perhatian bersama agar percepatan migrasi televisi analog ke digital segera terwujud dan dapat dinikmati oleh masyarakat,” tegas Kharis.
Rapat Penyerapan Aspirasi yang digelar Direktorat Pengelolaan Media, Dirjen Informasi Dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika ini, menghadirkan sejumlah stakeholder terkait.
Anggota Panja Digitalisasi Penyiaran, Komisi Penyiaran Indonesia Pusat Dan Dearah Jawa Tengah, Diskominfo di wilayah Jawa Tengah, perwakilan televisi swasta serta sejumlah undangan lain.
Selain bertujuan untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh dalam tahap migrasi digital, acara ini juga menjadi sarana untuk menggali sejumlah persoalan lebih rinci dari berbagai pihak.
Diharapkan rumusan hasil rapat dalam menjadi acuan untuk melakukan langkah penyelesaian sejumlah kendala yang ada serta melakukan persecapatan ASO agar siaran digital dapat segera dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kominfo-Bahas-Percepatan-Migrasi-TV-Analog-ke-Digital-Begini-Perkembangannya-di-Yogyakarta.jpg)