Sandiwara Siswadi Terbongkar, Tak Ada Pembegalan, Uang Rp1,8 Juta Ternyata Untuk Bayar Utang

Sepandai-pandainya menyimpan bangkai, suatu saat baunya pasti akan tercium juga.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TribunSolo.com/Tri Widodo
Siswadi, warga Dukuh Panderejo, RT 01, RW 01, Desa Paras, Kecamatan Cepogo yang dibegal di Dukuh Pule, Desa Jelok, Kecamatan Cepogo, jalan Solo-Selo- Borobudur (SSB). 

TRIBUNJOGJA.COM, BOYOLALI - Sepandai-pandainya menyimpan bangkai, suatu saat baunya pasti akan tercium juga.

Pepatah itulah yang paling tepat untuk menggambarkan akal bulus Siswadi, pria asal Cepogo Boyolali yang sebelumnya mengaku dibegal orang di jalan Solo-Selo-Borobudur (SSB), tepatnya di sebelah baratnya SPBU Jelok beberapa waktu yang lalu.

Awalnya cerita yang dibuat oleh Siswadi membuat banyak orang bersimpati kepadanya karena mengaku gaji Rp 1,8 juta miliknya dibawa kabur para begal.

Namun, ternyata cerita yang dibuat oleh Siswadi itu bohong belaka.

Tidak ada kasus pembegalan seperti yang diceritakan oleh Siswadi.

Yang ada, uang sebesar Rp1,8 juta tersebut digunakannya untuk membayar utang.

Sementara luka yang diderita itu akibat dia melukai dirinya sendiri.

Kemudian kerusakan sepeda motor miliknya adalah lantaran dirusaknya sendiri agar cerita pembegalan yang dialaminya seperti nyata.

Siswadi pun akhirnya membuat video klarifikasi soal pembegalan yang dialaminya.

Video klarifikasi itu kemudian diunggah sejumlah Grup Facebook.

Baca juga: Cerita Memilukan Pria Asal Boyolali, Gaji Rp1,8 Juta Digasak Begal, Rencanya Beli Baju Lebaran Buyar

Baca juga: Kisah Korban Begal di Boyolali: Dipepet dan Ditendang, Gaji untuk Beli Baju Lebaran Anak pun Amblas

Dengan mengenakan baju kotak-kotak biru dengan posisi duduk timpoh, pria berambut gondrong itu kemudian memperkanalkan diri.

"Saya Siswadi menyatakan bahwa kejadian pada hari Rabu tanggal 20 April tahun 2022 di Jalan Boyolali-Magelang tepatnya Desa Pule, Kecamatan Cepogo, telah menjadi korban begal dan kejadian itu tidak benar, itu cuma rekayasa saya,” kata Siswadi, dalam Video tersebut seperti yang dikutip Tribunjogja.com dari Tribunjateng.com.

Siswadi menegaskan jika kejadian pembegalan itu tidak ada.

Semua itu hanyalah rekayasa dirinya sendiri.

Diapun kemudian meminta maaf kepada seluruh pihak atas kejadian tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved