Berita Kriminal

Kisah Korban Begal di Boyolali: Dipepet dan Ditendang, Gaji untuk Beli Baju Lebaran Anak pun Amblas

Gajinya tersebut rencananya akan digunakan untuk membeli keperluan Hari Raya Idul Fitri, termasuk membelikan baju Lebaran untuk anaknya.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Nasib malang menimpa Siswadi, seorang buruh pabrik konveksi daerah Dawar, Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah.

Keceriaan yang awalnya dirasakan, mendadak berubah menjadi rasa sakit dan pilu.

Pasalnya, ia menjadi korban pembegalan yang dilakukan dua orang tak dikenal.

Saat itu, Siswadi baru pulang kerja dari tempat kerjanya, sebuah pabrik konveksi di daerah Dawar, Mojosongo.

"Setelah buka puasa sebentar, saya langsung pulang," ujarnya saat ditemui TribunSolo.com, di rumahnya, Kamis (21/4/2022).

Dengan perasaan senang karena baru saja gajian, dia kemudian bergegas pulang.

Gajinya tersebut rencananya akan digunakan untuk membeli keperluan Hari Raya Idul Fitri, termasuk membelikan baju Lebaran untuk anaknya.

Dia pun melintasi jalan Solo-Selo-Borobudur (SSB) yang dia lalu setiap hari.

Tanpa ada perasaan atau firasat apapun, Siswadi melaju dari timur ke barat dengan nyaman, meskipun saat itu kondisinya masih gerimis.

Hingga akhirnya setelah meliwati SPBU Jelok, ada dua orang yang berboncengan yang memepet motornya.

Dia pun mengira pengendara itu akan mendahului sepeda motor honda Supra Fit yang dia kendarai.

"Lalu sampai di lokasi saya dipepet dan dipancal (ditendang) motor saya. Saya langsung jatuh ke kanan dan tersungkur. Posisi saya sudah antara sadar dan tidak," katanya.

Dia yang dalam kondisi setengah sadar itu, dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.

Pelaku kemudian menggerayangi kantongnya untuk menemukan barang berharga.

Uang gajinya senilai Rp1,8 juta di dompetnya raib.

Halaman
12
Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved