Bank BPD DIY Berikan Kemudahan Akses Transaksi dan Promo di Kampoeng Ramadhan Jogokariyan

Pasar sore Kampoeng Ramadhan Jogokariyan ( KRJ ) telah dibuka pada Sabtu (2/4/2022). Kurang lebih terdapat 270 UMKM  yang menggelar dagangannya

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Santo Ari
Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, bersama Dirut PT Bank BPD DIY Santoso Rohmad, dan pihak dari Masjid Jogokariyan membuka Kampoeng Ramadhan Jogokariyan (KRJ) Sabtu (2/4/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pasar sore Kampoeng Ramadhan Jogokariyan ( KRJ ) telah dibuka pada Sabtu (2/4/2022).

Kurang lebih terdapat 270 UMKM yang menggelar dagangannya dan sebagian besar pedagang kuliner untuk menu buka puasa.

Menyemarakkan Kampoeng Ramadhan Jogokariyan 1443 H , Bank BPD DIY Syariah hadir melengkapi para pedagang UMKM yang menggelar dagangannya selama sebulan penuh dengan transaksi digital berupa QRIS.

Baca juga: UAJY dan Berbagai Stakeholder Gelar Vaksinasi Booster Covid-19

Direktur Utama (Dirut) PT Bank BPD DIY Santoso Rohmad memaparkan bahwa di dalam pelaksanaan KRJ ini melibatkan unsur masyarakat dan UMKM sehingga BPD DIY perlu hadir untuk ikut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dengan demikian stabilitas ekonomi masyarakat dapat terjaga apalagi menghadap Lebaran nanti.

"Mudahan-mudahan kebangkitan ekonomi yang berbasis masyarakat bisa terus bergeliat, dan Bank BPD DIY akan terus mendorong pergerakan ekonomi yang berbasis masyarakat ini," ujarnya.

Seiring dengan perkembangan teknologi dan transaksi digital, Bank BPD DIY Syariah melengkapi para pelaku UMKM dengan media transaksi berupa QRIS yang dapat diakses menggunakan berbagai e-wallet.

Penggunaan QRIS akan memudahkan transaksi baik pembeli maupun pedagang, karena cepat dan mudah, pedagang tidak perlu menyediakan uang kembalian. Uang langsung masuk ke rekening pedagang secara real time.

"Untuk meramaikan  Pasar Sore Kampoeng Ramadhan, Bank BPD DIY Syariah menggelar promo berupa cashback bagi pembeli yang melakukan transaksi secara digital menggunakan Mobile Banking Bank BPD DIY," terangnya.

Selain itu, pedagang juga akan mendapatkan insentif langsung ke rekening jika melakukan transaksi pembayaran dengan QRIS BPD DIY. Dengan demikian, baik pedagang maupun pembeli dapat termotivasi menggunakan transaksi digital, langkah ini juga merupakan upaya untuk meningkatkan literasi transaksi digital.

Bagi UMKM yang membutuhkan tambahan modal, Bank BPD DIY Syariah membuka akses kepada para pedagang untuk menikmati produk pembiayaan Bank BPD DIY Syariah, diantaranya KUR Syariah dan Pembiayaan PEDE (Pemberdayaan Ekonomi Daerah) dengan angsuran yang ringan.

"Para pelaku UMKM sangat mungkin mengajukan, tapi pertama kita edukasi mengenai transaksi digital, agar pasarnya tidak hanya terbatas di sini saja. Pasar ini kan pasar fisik, kita akan kembangkan ke pasar digital, dengan pasar digital mereka punya kesempatan lebih luas lagi," tandasnya.
 
Wakil Wali Kota Yogyakarta , Heroe Poerwadi yang turut hadir dalam membuka Kampoeng Ramadhan Jogokariyan memaparkan bahwa sampai saat ini Masjid Jogokariyan konsisten untuk menjadi model pengelolaan masjid yang tidak hanya banyak jamaahnya, tetapi juga mampu membangkitkan ekonomi warga sekitar dan jaringan yang dibina masjid.

"Semangat masyarakat untuk menjadikan bulan Ramadan menjadi tempat untuk memulai kebangkitan ekonomi tumbuh luar biasa. Di kota Yogyakarta, di beberapa tempat juga melaksanakan pasar Ramadan, yang tujuannya sembari kita khusyuk beribadah tapi juga membangkitkan potensi umat terutama di bidang ekonomi," ujarnya.

Dan pada kesempatan ini, Bank BPD DIY terutama BPD Syariah disebutnya telah membantu dalam pelaksanaan pasar ramadan dengan memfasilitasi QRIS.

"Pembelian sekarang bisa dilakukan dengan gadget atau HP dan harapan kami BPD DIY terus menggandeng potensi ekonomi umat, terutama di sekitar masjid agar dapat difasilitasi perkembangan biaya, promosi dan marketing. Sehingga keterlibatan Bank BPD DIY nanti bisa menjadi pemicu tumbuhnya ekonomi yang berbasis pada masjid, yang berbasis pada umat," tandasnya.  

Baca juga: UGM Bersama Dinkes DIY dan BIN Gelar Vaksinasi Booster Massal untuk Masyarakat Umum

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved