PT Bank BPD DIY Bagikan Dividen Kepada Pemegang Saham
PT Bank Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (PT Bank BPD DIY), Kamis (17/0/2017) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Dengan penambahan modal ini, para pemegang saham mengharapkan dapat memperkuat ketahanan kelembagaan Bank, meningkatkan layanan Bank kepada masyarakat, berperan mendorong perekonomian di Daerah Istimewa Yogyakarta, memperluas ruang gerak Bank BPD DIY dalam melakukan ekspansi bisnis, dan mampu meningkatkan kinerja keuangan bank yang akan berdampak pada besaran dividen yang diterima para pemegang saham.
Selain itu, penambahan modal dari para pemegang saham akan dimanfaatkan sebagai tambahan modal dalam rangka mendukung rencana pemisahan (spin off) Unit Usaha Syariah BPD DIY menjadi Bank Umum Syariah di tahun 2023.
Selain peningkatan kinerja keuangan, sepanjang tahun 2021, Bank BPD DIY juga terus meningkatkan kontribusinya dalam pembangunan di DIY. Di tengah Pandemi yang masih melanda, pada tahun 2021 Bank BPD DIY terus meningkatkan perannya kepada masayarakat Yogyakarta dan dipercaya oleh Pemerintah sebagai bank penyalur dalam rangka program Pemulihan Ekonom Nasional (PEN) PEN sebesar Rp 1 triliun.
Dana tersebut disalurkan dalam bentuk kredit/ pembiayaan kepada sektor UMKM dengan suku bunga rendah guna mendukung percepatan pemulihan ekonomi. Bank BPD DIY juga turut serta berperan aktif dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Di tahun 2021, Bank BPD DIY juga melakukan restrukturisasi kredit bagi nasabah terdampak pandemi Covid-19, sebagaimana diamanatkan dalam POJK Nomor 17/POJK.03/2021 dan POJK Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Virus Disease 2019.
Selain itu, selama tahun 2021, Bank BPD DIY berkolaborasi dengan institusi terkait melakukan percepatan vaksin di DIY serta menjadi sentra vaksinasi Covid 19 dalam rangka mendukung Program Jogja Merdeka Vaksin.
Bebagai inovasi digital juga dilakukan Bank BPD DIY sepanjang tahun 2021 yang ditujukan untuk mendukung digitalisasi dan mempercepat transformasi perekonomian daerah, antara lain Pengembangan Bank BPD DIY Mobile, Cash Management System (CMS), Pengembangan Agen Laku Pandai BPD DIY, QUAT BPD DIY, digitalisasi penerimaan daerah, Integrasi Sistem Keuangan Daerah, SMS Notifikasi, serta pengembangan layanan pengajuan kredit online.
Dalam rangka peningkatan layanan dan kepuasan nasabah, pada tahun 2021, Bank BPD DIY juga telah berhasil melaksanakan migrasi data dari server IBM P8 ke IBM P9, yang berdampak pada peningkatan kecepatan proses transaksi nasabah.
Selain itu, sebagai bentuk mitigasi risiko kegagalan sistem & risiko atas kejadian bencana, Bank BPD DIY juga telah selesai melakukan pembangunan gedung dan infrastruktur baru Disaster Recovery Center (DRC) di tahun 2021.
Tahun 2021 juga merupakan tahun gemilang bagi Bank BPD DIY. Sejumlah pengakuan dari lembaga yang memiliki kredibilitas berhasil diraih, di antaranya Bank dengan predikat “Sangat Bagus” selama 25 tahun berturut-turut pada ajang Info Bank Award, Indonesia TOP Bank Award 2021 untuk Kategori Bank BUKU 2, The Best Financial Performance Infobank Top BUMD Awards 2021, TOP BUMD, TOP Pembina & TOP CEO dalam ajang TOP BUMD Award 2021, Unit Usaha Syariah dengan Predikat Sangat Bagus, BPS BPIH Terbaik dalam penyelenggaraan Haji Muda, dan TOP 100 CEO Awards tahun 2021. (*/rls/adv)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/RUPST-BPD-DIY-1.jpg)