Berita Kota Yogya Hari Ini

Jelang Libur Panjang Isra Miraj, Deretan Lokasi ini Jadi Fokus Pengawasan Pemkot Yogyakarta

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta bakal memperketat pengawasan terhadap wisatawan di sejumlah lokasi yang berpotensi menimbulkan kerumunan,

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Azka Ramadhan
Kawasan Malioboro menjadi salah satu titik yang menjadi fokus pengawasan Pemkot Yogyakarta selama long weekend Isra Miraj mendatang. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta bakal memperketat pengawasan terhadap wisatawan di sejumlah lokasi yang berpotensi menimbulkan kerumunan, sepanjang libur panjang Isra Miraj , 25-28 Februari 2022. 

Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Yogyakarta, Ricardo Putro Mukti Wibowo, berujar, beberapa lokasi rawan kerumunan yang mendapat perhatian khusus meliputi, kawasan Tugu Pal Putih, Malioboro, Titik Nol Kilometer, Alun-alun Utara, dan Selatan. 

"Sama seperti akhir pekan kemarin-kemarin, personel kita turunkan semua, ada sekitar 150, disebar di beberapa titik. Tapi, tidak stay di situ, mobile, karena kami back up di Teras Malioboro I dan II juga," katanya, Jumat (25/2/2022). 

Baca juga: Kankemenag Kulon Progo Minta PPIU Meningkatkan Pelayanan Umrah dan Haji 

Nantinya, pemeriksaan acak terkait dokumen kesehatan, khususnya sertifikat vaksin Covid-19, bakal digulirkannya di objek-objek vital tersebut. Sehingga, wisatawan diharapkan patuh terhadap aturan PPKM yang masih berlaku. 

"Karena sampai sejauh ini kan belum ada kebijakan untuk penutupan (destinasi), maksimal hanya pembatasan jumlah pengunjung. Jadi, pemeriksaan acak sudah pasti, akan kita lakukan selama long weekend," tandas Ricardo. 

Baca juga: Efek Domino, Penyebab Gembosnya Performa PSS Sleman di Putaran Kedua di Mata I Putu Gede

Di samping itu, ia juga menekankan pada seluruh pelaku usaha di Kota Yogya, agar tertib dalam penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

Dalam artian, setiap pengunjung yang datang, harus dipastikan melakukan scanning barcode. 

"Ya, aplikasi PeduliLindungi itu yang kami tekankan. Sudah kita cek kemarin, sebagian besar sebenarnya sudah (punya barcode), tapi penerapannya masih kendor, nggak semua pengunjung scan," pungkasnya. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved