Berita Kulon Progo Hari Ini
Lurah Terlantik di Kulon Progo Diharapkan Turut Menekan Laju Penularan Covid-19
Satuan tugas (satgas) covid-19 Kabupaten Kulon Progo menaruh harapan terhadap seluruh lurah di wilayahnya. Mereka yang sudah dilantik diharapkan
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Satuan tugas (satgas) covid-19 Kabupaten Kulon Progo menaruh harapan terhadap seluruh lurah di wilayahnya.
Mereka yang sudah dilantik diharapkan turut bersinergi dalam menekan laju penyebaran covid-19.
Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Kulon Progo, Fajar Gegana mengatakan para lurah tersebut diharapkan membawa semangat baru dalam menggerakkan kembali pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tingkat mikro dan jogo wargo di lingkungan masing-masing.
Baca juga: Pemda DIY Evaluasi Penyelenggaraan Pentas Seni di Teras Malioboro yang Sempat Timbulkan Kerumunan
Sehingga aktivitas masyarakat tetap terpantau. Baik yang menjalani isolasi mandiri (isoman) dan melakukan perjalanan.
Dengan demikian bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
"Karena satgas kabupaten tidak bisa secara langsung memantau. Sehingga kalurahan harus betul-betul bersinergi menekan penularan virus corona," ucapnya saat ditemui, Selasa (22/2/2022).
Dikatakan Fajar, PPKM Mikro yang telah diberlakukan di tahun sebelumnya cukup efektif.
Meski terdapat sejumlah kendala dalam pelaksanaannya. Baik sisi anggaran dan sarana prasarananya.
Baca juga: Dua Remaja Pelaku Pembobol Toko Modern di Pedan Klaten Ditangkap Polisi
Apalagi menurut prediksi para ahli, puncak kasus Covid-19 di DIY terjadi dua pekan yang akan datang.
Terpisah, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo, Baning Rahayujati menyebut dalam sepekan terakhir kasus covid-19 tembus di atas 100 kasus.
"Dengan melihat kasus covid-19 itu, per Senin (21/2/2022) kemarin, keterisian bangsal isolasi covid-19 di angka 16,67 persen. Serta keterisian bangsal suspek 42,42 persen," ucapnya. (scp)