Berita Kota Yogya Hari Ini

Pemda DIY Evaluasi Penyelenggaraan Pentas Seni di Teras Malioboro yang Sempat Timbulkan Kerumunan

Pemda DIY akan mengevaluasi pelaksanaan pentas seni yang digelar di Teras Malioboro 1 maupun 2. Pasalnya, penegakan protokol kesehatan (prokes)

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Yuwantoro Winduajie
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemda DIY akan mengevaluasi pelaksanaan pentas seni yang digelar di Teras Malioboro 1 maupun 2.

Pasalnya, penegakan protokol kesehatan (prokes) dalam perhelatan tersebut dianggap kurang optimal.

Kegiatan itu pun sempat menimbulkan kerumunan massa di tengah lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi.

Baca juga: Dua Remaja Pelaku Pembobol Toko Modern di Pedan Klaten Ditangkap Polisi

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengaku akan segera menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah pihak terkait pelaksanaan pentas seni tersebut.

"Kalau sampai seperti itu akan saya sampaikan, nanti saya undang rapat evaluasi pengelola Taman Malioboro 1 dan 2 nanti hari Rabu. Nanti akan saya evaluasi," terang Aji, Selasa (22/2/2022).

Aji menuturkan, pentas seni yang digelar di Teras Malioboro diharapkan dapat menjadi magnet bagi para wisatawan.

Langkah itu juga menjadi upaya untuk mempromosikan Teras Malioboro sebagai tempat berjualan baru bagi para PKL terdampak relokasi.

"Kalau kelihatan kerumunan ya diberhentikan supaya dibubarkan dulu. Inikan sarana untuk memeriahkan di tempat itu," jelasnya.

Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP DIY, Noviar Rahmad menuturkan, penyelenggaraan pentas seni memang tak dilarang selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Namun pelaksanaannya harus mengutamakan protokol kesehatan seperti pemakaian masker.

"Artinya nanti dengan prokes yang penting adalah pemakaian maskernya. Ada petugas Satpol PP yang kita terjunkan saat ada acara," jelasnya.

Baca juga: Mencicipi Manis Legit Bakpia Mbah Wiro 378, Hasil Karya Warga Binaan Lapas Kelas II A Yogyakarta

Menurutnya, pentas seni di Malioboro akan terus dilakukan tiap hari Selasa dan Sabtu. Noviar menyebut bahwa hingga saat ini kerumunan massa dalam kegiatan tersebut masih terkendali.

"Kita lihat situasi kalau kemarin kami anggap masih terkendali," bebernya.

Kendati demikian, jika jumlah pengunjung yang datang terlalu banyak, petugas bisa melakukan pembubaran dan menghentikan acara.

"Kami tetap awasi prokes kalau tidak terkendali kita hentikan pertunjukannya," beber Noviar. (tro)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved