Soal Nasib PTM, Pemkab Sleman Pilih Tunggu Intruksi Pemda DIY
Pemkab Sleman belum berencana menghentikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di sekolah. Hanya saja, akan segera dilakukan evaluasi.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Laporan kasus covid-19 harian di Kabupaten Sleman melonjak cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Selain dari skrining pelaku perjalanan, penambahan kasus tersebut juga dipengaruhi oleh munculnya kasus covid-19 yang ditemukan di beberapa sekolah di Kapanewon Mlati, Depok hingga Ngaglik.
Hingga kini, Pemkab Sleman belum berencana menghentikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di sekolah. Hanya saja, akan segera dilakukan evaluasi.
"Kami akan menggelar rapat evaluasi pelaksanaan PTM Selasa (8/2/2020)," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman, Hardo Kiswoyo, Sabtu (5/2/2022).
Menurut Harda, sejumlah sekolah di Kabupaten Sleman yang ditemukan ada kasus covid-19 sudah ditindaklanjuti dengan tracing bagi kontak erat untuk menghentikan laju penularan.
Sejauh ini, kata dia, kasus positif covid-19 di lingkup sekolah yang ditemukan dalam jumlah banyak hanya di sekolah asrama di Kapanewon Mlati.
Saat ini, semua pasien positif sudah dipindahkan ke isolasi terpusat Asrama Haji.
Sementara di sekolah lain, kasus positif covid-19 yang ditemukan relatif kecil meskipun tracing hingga kini masih berjalan.
Harda mengaku belum berencana menghentikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di sekolah.
Menurut dia, kebijakan PTM dihentikan atau tidak, menunggu Intruksi dari Pemerintah Daerah (Pemda) DIY.
"PTM boleh lanjut atau tidak, kami menunggu (Intruksi) dari Provinsi (Pemda DIY). Karena menanggulangi pandemi ini kan kita harus seirama. Satu kebijakan," kata Harda.
Menurut dia, sejauh ini belum ada perintah dari Pemda DIY untuk menghentikan PTM di Kabupaten Sleman.
Meski demikian, Ia mengaku akan memantau situasi dan perkembangan covid-19 di sekolah dalam beberapa hari ini. Sembari menunggu digelarnya rapat evaluasi PTMT pada Selasa mendatang.
Baca juga: PTM 50 persen di Bantul Dimulai Senin Besok
Baca juga: 4 Siswa SD di Mlati Positif Covid-19, PTM Sementara Disetop, Tracing Berlanjut ke Keluarga
Antisipasi
Harda mengatakan, Pemkab Sleman telah berupaya melakukan langkah antisipasi agar tidak ada penularan kasus covid-19 di sekolah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sekda-sleman-harda-kiswaya-14102021.jpg)