Breaking News:

Berita Kesehatan

Daftar Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi Sebelum dan Sesudah Vaksin Covid-19

Sejumlah ahli kesehatan merangkumnya, terutama terkait dengan makanan yang direkomendasikan dikonsumsi sebelum dan sesudah vaksin

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
ist
Vaksin 

TRIBUNJOGJA.COM - Program vaksinasi terus digencarkan di seluruh dunia untuk menciptakan kekebalan kelompok sehingga dapat menghentikan penyebaran covid-19. Meski demikian, memang belum semua orang di dunia ini mendapatkan vaksin. Utamanya di negara-negara dengan populasi yang besar.

Di Indonesia sendiri, hingga pekan kedua bulan Desember 2021 baru sekitar 102 juta orang yang sudah mendapatkan dua dosis vaksin atau sekitar 37,5 persen dari total populasi. Sementara di dunia dua dosis vaksin baru mencapai 3,3 miliar orang atau setara dengan 42,7 persen dari total populasi di dunia.

Nah bagi Anda yang baru saja hendak menjalani vaksinasi covid-19 mungkin bertanya-tanya apa saja yang harus dipersiapkan dalam menghadapinya?

Sejumlah ahli kesehatan merangkumnya, terutama terkait dengan makanan yang direkomendasikan dikonsumsi sebelum dan sesudah vaksin serta persiapan lainnya. Berikut daftarnya ;

1. Pilih makanan anti inflamasi

“Tidak ada penelitian yang cukup untuk mendukung bahwa makanan atau suplemen anti-inflamasi seperti vitamin C akan membuat vaksin COVID lebih efektif. Tapi secara umum, makan makanan bergizi tinggi dan mengonsumsi vitamin C memang membantu sistem kekebalan tubuh,” kata Dr Heather. Koza, MD, dokter kedokteran keluarga di Comprehensive Integrative Healthcare di Michigan.

Senada, William Li, MD, salah satu pendiri dan direktur medis dari Angiogenesis Foundation dan penulis Eat To Beat Disease: The New Science of How Your Body Can Heal Itself juga setuju dengan pendapat tersebut.

"Tidak ada bukti kuat bahwa mengonsumsi suplemen apa pun dapat membuat COVID-19 vaksin bekerja lebih baik. Semua vaksin COVID telah diuji pada orang dengan menu makanan seperti biasanya, jadi kami tahu bahwa vaksin itu efektif tanpa persiapan nutrisi khusus. Orang harus waspada terhadap suplemen atau produk apa pun yang mengklaim dapat meningkatkan respons vaksin," katanya.

Namun, makan sebagian besar makanan utuh seperti buah-buahan dan sayuran dan lebih sedikit makanan olahan akan membantu sistem kekebalan tubuh Anda bekerja lebih baik secara umum karena peradangan dalam tubuh lebih sedikit.

"Pola asupan makanan sehat yang dipertahankan dalam jangka panjang dapat meningkatkan respons imun dan membantu kita melawan infeksi dengan lebih baik dan mungkin meningkatkan respons imun terhadap vaksinasi, tetapi diragukan bahwa makan secara berbeda di pagi hari setelah vaksin akan berdampak pada responsivitas vaksin, " kata Dr. Louis Malinow, MD, dokter penyakit dalam dan penasihat medis Persona Nutrition.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved