Berita Gunungkidul Hari Ini

Peringati Hari Disabilitas Internasional di Gunungkidul, YAKKUM Luncurkan Buku ODDP

Pusat Rehabilitasi YAKKUM meluncurkan buku panduan dalam menangani Orang Dengan Disabilitas Psikososial (ODDP) di Gunungkidul.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Peluncuran buku pedoman penanganan ODDP di Wonosari, Gunungkidul dalam Hari Disabilitas Internasional, Selasa (07/12/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pusat Rehabilitasi YAKKUM (PRY) meluncurkan buku panduan dalam menangani Orang Dengan Disabilitas Psikososial (ODDP) di Gunungkidul pada Selasa (07/12/2021).

Peluncuran dilakukan sebagai bagian memperingati Hari Disabilitas Internasional.

Manajer Project Kesehatan Jiwa Berbasis Masyarakat, PRY, Siswaningtyas Tri Nugraheni menjelaskan buku tersebut diluncurkan dalam dua versi.

"Pertama buku panduan bagi ODDP, kemudian satu lagi panduan bagi pendamping ODDP," jelas Siswaningtyas usai peluncuran di Wonosari pagi ini.

Baca juga: Fasilitas Guru SLB DIY Belum Terpenuhi, Perda Perlindungan Disabilitas Akan Direvisi

Menurutnya, buku ini akan menjadi pedoman bagaimana cara yang tepat menangani ODDP.

Begitu juga dalam memandu ODDP agar bisa segera pulih dan tetap produktif untuk kehidupan sehari-hari.

Siswaningtyas mengatakan buku tersebut memuat secara rinci bagaimana mengidentifikasi gejala ODDP.

Kemudian cara penanganan, pendampingan, hingga proses terapi yang dilakukan pada mereka.

"Termasuk memotivasi pendamping dan ODDP sendiri agar tidak stres berkepanjangan," ujarnya.

Siswaningtyas menilai buku ini tak hanya bisa menjadi pedoman bagi ODDP hingga keluarganya sebagai pendamping.

Namun juga bagi para tenaga kesehatan (nakes) yang membantu penanganan.

Itu sebabnya, selain peluncuran buku, kegiatan juga diisi dengan pelatihan bagi para nakes dari seluruh puskesmas di Gunungkidul.

Dinas Kesehatan (Dinkes) pun turut memberi dukungan terhadap kegiatan ini.

Baca juga: Dunia Sunyi Si Kupu-kupu, Gambaran Tuli di Mata Seniman Difabel Yogyakarta

"Jadi nanti para nakes juga bisa memberikan layanan kesehatan pada pasien ODDP secara lebih maksimal," kata Siswaningtyas.

Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty juga memandang adanya buku pedoman ini tersebut sangat bermanfaat.

Terutama dalam memberikan petunjuk penanganan yang tepat bagi ODDP.

Ia mengakui bahwa penanganan kesehatan bagi ODDP bukan hal yang mudah.

Menurutnya, diperlukan dukungan dari diri ODDP, keluarga, hingga lingkungan sekitarnya agar bisa menjalani hidup normal.

"Mereka (ODDP) ini tetap bisa hidup normal dan produktif, baik sisi kesehatan hingga ekonominya," kata Dewi.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved