Breaking News:

Pelaku Pariwisata di Bantul Sambut Baik Pembatalan PPKM Level 3 Serentak saat Libur Nataru

Momen Natal dan tahun baru sangat dinanti oleh pelaku wisata di Kapanewon Dlingo yang berharap mendapatkan rezeki lebih di akhir tahun ini.

Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
Dok.TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Wisatawan sedang menikmati libur hari pertama tahun baru 2021 di Pantai Parangtritis, Kretek, Bantul, Jumat (1/1/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - ‎Pengelola objek wisata di Bantul menyambut baik kebijakan pemerintah pusat yang membatalkan pemberlakukan PPKM Level 3 serentak untuk seluruh wilayah Indonesia, pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Purwo Harsono selaku Ketua Koperasi Notowono yang mengelola sejumlah objek wisata di Kapanewon Dlingo, mengaku bersyukur dengan kebijakan pemerintah tersebut.

Terlebih saat ini menurutnya pariwisata di kawasan Dlingo sedang beranjak membaik dan belum sepenuhnya pulih.
 
Ia menyatakan, momen Natal dan tahun baru sangat dinanti oleh pelaku wisata di Kapanewon Dlingo yang berharap mendapatkan rezeki lebih di akhir tahun ini.

"Sebelum pandemi dalam satu minggu kunjungannya mencapai 52 ribu namun untuk saat ini (PPKM Level 2) baru mencapai 22 ribu atau belum sepenuhnya pulih," ungkapnya Selasa (7/12/2021).

Baca juga: PPKM Level 3 Serentak Batal Diterapkan saat Nataru, Bupati Sleman: Pengawasan Prokes Tak Akan Kendor

Baca juga: Kepala Dispar Bantul Imbau Masyarakat dan Pelaku Wisata Tak Lengah Meski PPKM Level 3 Serentak Batal

Meski penerapan PPKM level 3 urung dilaksanakan, sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19, pihaknya tetap menerapkan pembatasan wisatawan hanya 50 persen dari kapasitas yang ada.

"Wisatawan juga wajib scan QR code aplikasi Pedulilindungi dan juga melakukan check out saat meninggalkan objek wisata," ujarnya.

Sementara itu Ketua PHRI Bantul, Nurman Asmuni, menyatakan bahwa pihaknya tidak setuju dengan penerapan PPKM level 3 untuk seluruh Indonesia.

Dan kini pihaknya turut menyambut baik keputusan pemerintah yang membatalkan PPKM Level 3 saat Nataru.

Uji coba pembukaan destinasi wisata Pinus Sari, Bantul, pada Senin (13/9/2021) kemarin
Uji coba pembukaan destinasi wisata Pinus Sari, Bantul, pada Senin (13/9/2021) kemarin (dok.istimewa)

Sebab ia menilai, bahwa kondisi pariwisata di Bantul saat ini sudah membaik di mana hotel dan restoran sudah mulai ramai seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan.

"Tingkat hunian hotel di Bantul sudah diatas 50 persen, demikian pula restoran juga sudah mulai ramai pengunjung," ujar pemilik restoran Numani di Jalan Parangtritis, Sewon Bantul ini.

Ia berharap saat Nataru nanti, tingkat hunian bisa dapat terus meningkat sesuai target demikian pula restoran. Namun demikian, ia menyatakan bahwa saat ini hotel dan restoran juga sudah disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Sekarang prokes juga sudah disiplin termasuk memberlakukan scan pedulilindungi," tutupnya. (*)   

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved