Berita DI Yogyakarta Hari Ini
Operet Punokawanita Tutup Pekan Budaya Difabel 2021
Setelah berlangsung sejak 29 November, Pekan Budaya Difabel 2021 ditutup.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Setelah berlangsung sejak 29 November, Pekan Budaya Difabel 2021 ditutup.
Berbagai kegiatan menarik telah dilaksanakan seperti Gemati Pitutur berupa workshop, Gemati Micara berupa talkshow, Gemati Hasta Karya berupa pameran, Gemati Krida Budaya berupa pentas, Gemati Pustaka berupa peluncuran buku.
Pekan Budaya Difabel tutup dengan sebuah operet inklusi yang bertajuk Punokawanita.
Operet dibuka dengan suasana gelap, setelah itu beberapa anak lari menuju ke panggung.
Anak-anak tersebut saling memukul.
Baca juga: Pameran Lukisan Pekan Budaya Difabel Diminati Banyak Pengunjung
Tak lama setelah itu ada tiga dewa yang berdiskusi mengenai kondisi bumi yang sedang rusak.
Tiga dewa tersebut kemudian mengutus empat perempuan, yaitu Punokawanita untuk merawat bumi.
Ketua Pekan Budaya Difabel 2021, Broto Wijayanto mengatakan operet inklusi tersebut melibatkan difabel dan non difabel.
Harapnnya tidak ada sekat lagi yang membedakan antara difabel dan non difabel.
Ia menyebut Pekan Budaya Difabel berjalan lancar.
Meski ada beberapa kendala, namun dapat teratasi dengan baik.
Menurut dia, Pekan Budaya Difabel tahun ini sangat menarik, sebab berfokus pada pendamping disabilitas.
"Makanya temanya adalah Gemati, digegem ngati-ati, agar semangat para pendamping ini tetap terjaga. Apalagi pendamping ini benar-benar terjun langsung. Sebelumnya kami berkoordinasi dengan SLB dan komunitas disabilitas, sekarang juga masih berkoordinasi, tetapi lebih menitikberatkan pada pendamping,"katanya saat penutupan Pekan Budaya Difabel di Hotel Tasneem, Jumat (03/12/2021).
Baca juga: Dunia Sunyi Si Kupu-kupu, Gambaran Tuli di Mata Seniman Difabel Yogyakarta
Ia berharap Pekan Budaya Difabel mendatang dapat menyuguhkan karya-karya disabilitas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/operet-punokawanita-tutup-pekan-budaya-difabel-2021.jpg)