Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Operet Punokawanita Tutup Pekan Budaya Difabel 2021

Setelah berlangsung sejak 29 November, Pekan Budaya Difabel 2021 ditutup.

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma
Operet inklusi berjudul Punokawanita menutup Pekan Budaya Difabel 2021 di Hotel Tasneem, Jumat (03/12/2021) 

"Harapan kami juga dapat meningkatkan kesejahteraan disabilitas, karena kemarin ada pameran yang menampilkan UMKM disabilitas, juga hasil workshop. Bahkan sampai saat ini masih ada yang pesan,"ujarnya. 

Kabid Pemeliharaan dan Pengembangan Adat, Tradisi, Lembaga Budaya dan Seni Disbud DIY, Yuliana Eni Lestari Rahayu mengungkapkan Pekan Budaya Difabel sebelumnya dilaksankaan dengan Jambore Difabel yang dilaksanakan dari 2016 hingga 2018.

Namun karena antusiasme masyarakat yang tinggi, Jambore Difabel kemudian berganti menjadi Pekan Budaya Difabel pada 2019 hingga saat ini.

"Pekan Budaya Difabel tahun 2019 kita ambil tema titik balik, kemudian tahun 2020 temanya pancarona, dan ketiga ini Gemati. Tema Gemati ini sangat dalam, karena ketulusan yang mendalam,"ungkapnya. 

Dengan gelaran tersebut ia berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. 

Ia juga berharap Pekan Budaya Difabel mendatang dapat semakin bermitra dengan masyarakat, sehingga menjadi lebih seru dan menarik. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved