Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Puluhan Saksi dan Korban Kekerasan di Lapas Narkotika Yogyakarta Gelar Aksi Bungkam

Sebagai bentuk protes atas adanya dugaan kekerasan di dalam lapas, para peserta aksi damai melaksanakan aksinya dengan cara berdiam diri dan bungkam.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Puluhan massa dari korban dan saksi kekerasan di Lapas Narkotika Yogyakarta menggelar aksi damai di Kanwil Kemenkumham, Rabu (24/11/2021) 

Purwanto juga menyebut bahwa hasil investigasi Kanwil Kemenkumham DIY terkait dugaan kekerasan di Lapas Pakem kini telah diserahkan kepada Inspektorat Jenderal Kemenkumham guna dicocokkan dengan pendalaman oleh Ombudsman dan Komnas HAM.

"Untuk mendapatkan hasil keputusan langkah-langkah yang harus dilakukan dan penerapan sanksi-sanksi yang akan dikenakan oleh petugas yang bertanggungjawab," ucap Purwanto.

Purwanto mengungkap, sejauh investigasi Kanwil Kemenkumham DIY bergulir belum ada penambahan jumlah jajaran Lapas Pakem sebagai pihak terperiksa.

Artinya, masih lima orang terdiri dari Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) dan beberapa petugas regu pengamanan (rupam) lapas.

Baca juga: Ombudsman Turunkan 3 Tim untuk Tindaklanjut Dugaan Penyiksaan di Lapas Narkotika Yogyakarta

"Tugas Kemenkumham dan masyarakat sama-sama berkomitmen yang sama, untuk menjadikan lapas-lapas di Jogja lebih manusiawi, lebih baik bermartabat dan membangun manusia yang berakhlak berbudi baik," tegasnya.

Sebelumnya, sejumlah mantan WBP mengadu ke ORI DIY terkait dugaan penyiksaan yang dialami mereka selama mendekam di Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta, Pakem, Sleman. Peristiwa ini turut menjadi perhatian Komnas HAM.

Para eks WBP mengaku mendapat perlakuan tak manusiawi dari para oknum sipir.

Mulai dari dipukul dengan potongan kayu, selang berisi cor-coran semen, hingga kemaluan sapi. 

Adapun warga binaan yang dipaksa memakan muntahan serta masturbasi.

Para mantan WBP juga mengaku berbagai hak mereka juga tidak terpenuhi selama menghuni lapas.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved