Breaking News:

Harga Obat Corona Molnupiravir di Bawah Rp 1 Juta, Berikut Penjelasan Menkes

Harga obat Molnupiravi di bawah Rp 1 juta. Antara 40 sampai 50 US dolar

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Dokumentasi Merck & Co Incs
Indonesia telah mencapai kesepakatan tahap akhir untuk pengadaan obat Molnupiravir. Direncanakan, obat besutan produsen Merck, Amerika Serikat ini akan tiba pada Desember 2021 

Harga obat itu kata Budi di bawah Rp 1 juta.

”Antara 40 sampai 50 US dolar jadi nggak terlalu mahal, di bawah satu juta," kata Budi.

Ia memaparkan obat ini diperuntukan bagi pasien dengan gejala ringan sampai sedang.

Setiap pasien akan diberikan Molnuvirapir selama 5 hari, dimana sehari meminum 8 tablet sehingga satu pasien bergejala Covid-19 ringan sampai sedang membutuhkan 40 tablet.

"Hasil uji klinis di luar negeri, pasien yang diberikan obat ini 50 persen bisa tidak masuk ke rumah sakit," ungkapnya.

Walau obat tersebut dipastikan segera tersedia di Indonesia, Budi berharap tak ada lonjakan kasus corona di akhir tahun hingga awal 2022 nanti.

"Mudah-mudahan tidak ada gejolak. Kalau, toh, ada gelombang baru kita siap dengan obat-obatan," katanya.

Budi mengatakan penggunaan Molnupiravir juga masih harus menunggu izin guna darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari badan pengawas obat Amerika Serikat (Food and Drug Administration/FDA).

Menurutnya, izin tersebut diperkirakan bakal terbit pada Desember 2021.

"Diharapkan awal Desember ini juga sudah keluar dari sana," katanya.

Selain mengupayakan Molnupiravir, Kemenkes juga terus mengkaji jika ada alternatif serupa tablet tersebut yang mampu mengurangi risiko individu yang terinfeksi Covid-19 untuk dirawat di rumah sakit.

"Kami akan terus bekerja sama dengan BPOM untuk mengkaji alternatif obat ini," kata Budi.(tribun network/yud/dod)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved