Berita Kota Yogya Hari Ini
ASN Pemkot Yogya Dilarang Cuti Selama Libur Nataru
Pemkot Yogyakarta tidak memberikan cuti kepada ASN di lingkungannya, sepanjang libur Natal, dan Tahun Baru (Nataru), Desember mendatang.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menegaskan tidak memberikan cuti kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya, sepanjang libur Natal, dan Tahun Baru (Nataru), Desember 2021 mendatang.
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, kebijakan tersebut, selaras arahan dari pemerintah pusat.
Dengan harapan, mobilitas warga masyarakat tetap bisa ditekan, meski kasus Covid-19 sudah sangat landai.
"Karena itu kebijakan nasional, otomatis, secara umum, teman-teman ASN tidak dapat kemana-mana juga, karena harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam mengurangi mobilitas, ya," ungkap Heroe, Minggu (31/10/2021).
Baca juga: Cuti Bersama Natal 2021 Resmi Dihapus, Sri Sultan HB X : Semoga Tidak Ada Klaster Lain
Ia pun berharap, dengan tetap berada di Kota Yogyakarta, para ASN mampu berkontribusi menggenjot perekonomian daerah.
Apalagi, ditegaskannya, tidak ada pemotongan tunjangan ASN, di lingkungan Pemkot setempat.
"Nanti kami akan siapkan surat sebagai penguat kebijakan nasional tersebut. Kami tidak memotong tunjangan untuk ASN. Mereka bisa membelanjakan tunjangan itu, untuk membeli produk tetangga di sekitarnya," katanya.
Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Yogyakarta tersebut menyampaikan, pergeseran hari libur yang ditempuh oleh pusat, merupakan bagian dari kampanye 5M.
Yakni, pada sektor mengurangi mobilitas, serta kerumunan.
"Jadi, sebenarnya ini bagian penting, agar di masa libur Nataru nanti, mobilitas tetap terjaga. Supaya tidak terjadi libur panjang seperti sebelum pandemi," ujarnya.
Namun, Heroe menegaskan, pihaknya tetap melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir terjadinya penularan virus selama libur akhir tahun.
Sebab, meski ASN di seluruh Indonesia dilarang cuti, ia menyadari, banyak wisatawan non-PNS, yang bakal mengunjungi Kota Yogyakarta.
Baca juga: Alasan Cuti Bersama Akhir Tahun Dihapus
"Yang berlibur saat akhir tahun pasti tetap ada ya, karena tidak semua warga ASN. Makanya, kami harus melakukan persiapan supaya kasus (Covid-19) yang sudah sangat turun ini, bisa tetap terkontrol maksimal," terangnya.
Wawali pun mewanti-wanti, agar seluruh wisatawan bisa disiplin terhadap protokol kesehatan, selama bertamasya di kota pelajar.
Pasalnya, gelombang tiga pandemi masih sangat berpotensi terjadi, jika terjadi kelengahan.
"Sehingga, harus disikapi bersama. Jangan terus balas dendam. Setelah sekian lama dibatasi mobilitasnya, terus sekarang merasa leluasa seakan sudah tidak ada pandemi. Nah, harus hati-hati sekali itu," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )