Breaking News:

Berita Kota Yogya Hari Ini

Percepatan Dosis Kedua, Pemkot Yogya Terima Bantuan 5 Mobil Vaksin dari Pasar Modal Indonesia

Pemkot Yogyakarta kembali menerima tambahan mobil vaksin Covid-19 untuk percepatan distribusi dosis kedua.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, bersama perwakilan Pasar Modal Indonesia, saat mengecek bantuan mobil vaksin, di Balai Kota setempat, Kamis (21/10/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta kembali menerima tambahan mobil vaksin Covid-19 untuk percepatan distribusi dosis kedua.

Tak tanggung-tanggung, lima armada sekaligus disalurkan oleh Padar Modal Indonesia, pada Kamis (21/10/2021) siang. 

Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti menegaskan, kelima mobil vaksin tersebut sangat membantu jajarannya, dalam percepatan distribusi dosis kedua.

Sebagai informasi, Kota Yogyakarta telah mendeklarasikan tuntas vaksinasi dosis pertamanya, pada 7 Oktober 2021 silam. 

Baca juga: Kejar Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua, Pemkot Yogyakarta Kerahkan 4 Mobil Vaksin 

"Mobil vaksin ini bisa digunakan untuk mendatangi lokasi-lokasi masyarakat yang kesulitan akses, ya, atau mungkin mengalami kendala terkait mobilitasnya, seperti lansia, difabel, dan kelompok rentan," katanya. 

Terlebih, Pemkot Yogyakarta tidak sebatas memvaksin penduduknya saja, tapi semua orang yang beraktivitas di kota pelajar.

Alhasil, cakupan vaksinnya kini, sudah di atas 100 persen, menyentuh 580 ribu warga. 

"Sementara penduduk Kota Yogya, sekitar 349.000 warga, yang berstatus wajib vaksin, semuanya sudah mendapat  akses vaksinasi Covid-19," ucap Haryadi. 

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Tegaskan Hampir Seluruh Penduduknya Tuntas Tervaksin Covid-19 

Di samping memperoleh bantuan lima unit mobil vaksin, pihaknya juga mendapat alokasi 10 ribu alat rapid antigen, serta sebuah oksigen konsentrator.

Wali Kota pun berujar, bantuan tersebut siap dimanfaatkan untuk pengetatan tracing, testing, hingga treatment (3T). 

"Kita tetap jalan terus, meski sudah tuntas vaksin, 3T harus dilaksankan. Secara berkala kondisi masyarakat akan kita sampling, untuk memastikan, ya, tidak terjadi penularan Covid-19 di wilayah," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved