Breaking News:

PPKM Turun ke Level 2, Kampung Wisata di Kota Yogyakarta Mulai Gencarkan Promosi

Level PPKM Daerah Istimewa Yogyakarta sudah turun dari level III menjadi II.Penurunan level tersebut menjadi peluang bagi kampung wisata

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Level PPKM Daerah Istimewa Yogyakarta sudah turun dari level III menjadi II.

Penurunan level tersebut menjadi peluang bagi kampung wisata untuk beroperasi kembali. 

Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Yogyakarta, Susanto Dwi Antoro mengatakan kampung wisata di Kota Kota Yogyakarta sudah melakukan promosi secara daring.

Apalagi Pemerintah Kota Yogyakarta telah mengembangkan aplikasi Kamelia (kampung wisata melayani melalui aplikasi). 

Baca juga: PPKM Level 2 di Sleman, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Tempat Wisata

"Ini bisa jadi celah agar kampung wisata kembali beroperasi. Saat ini (kampung wisata) sudah mulai melakukan promosi secara daring. Sekarang kan sudah ada Kamelia, jadi kampung wisata juga bisa melakukan promosi," katanya, Rabu (20/10/2021).

Antoro menyebut kampung wisata di Kota Yogyakarta sudah siap menerima wisatawan.

Apalagi seluruh kampung wisata di Kota Yogyakarta sudah memiliki barcode Peduli Jogja.

Harapannya seluruh obyek wisata di Kota Yogyakarta bisa terintegrasi dengan Peduli Jogja dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko mengungkapkan pandemi COVID-19 dimanfaatkan untuk membangun sumber daya manusia di kampung wisata.

Tak hanya itu, penutupan kampung wisata juga dimanfaatkan untuk memperbaiki fasilitas di kampung wisata. 

Baca juga: UGM Segera Gelar Kuliah Luring Secara Penuh Ketika Kasus Covid-19 Turun Drastis

"Jadi pengelola kampung wisata tidak loyo. Justru kami manfaatkan untuk capasity building, sehingga dapat meningkatkan kapasitas kampung wisata," ungkapnya. 

Menurut dia, kunjungan wisata ke kampung wisata di Kota Yogyakarta masih belum terlalu tinggi. Untuk itu pihaknya terus mendorong agar kampung wisata terus melakukan perbaikan.

"Makanya kemarin kami bantu dengan aplikasi Kamelia (kampung wisata melayani dengan aplikasi). Sehingga kampung wisata dapat bersaing dan pengunjung juga dimundahkan," ujarnya. (maw) 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved