Breaking News:

Hasil Labfor Kasus Air Berubah Merah di Klaten Sudah Diterima, Polisi: Mengandung Perwarna Kimia

Hasil uji Labfor itu diterima oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten pada Jumat (8/10/2021).

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
Tangkapan Layar
Penampakan air saluran irigasi di Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten berwarna merah, Kamis (16/9/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Kepolisian Resor (Polres) Klaten telah menerima hasil uji laboratorium forensik (Labfor) terkait kasus air saluran irigasi yang sempat berubah merah pada September lalu.

Hasil uji Labfor itu diterima oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten pada Jumat (8/10/2021).

"Hasil labfor sudah kita terima hari jumat dan memang kesimpulannya sampel yang kita kirim itu mengandung zat pewarna kimia," ujar Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Guruh Bagus Eddy Suryana saat TribunJogja.com temui di Mapolres, Senin (11/10/2021).

Meski demikian, Guruh enggan menjelaskan secara rinci jenis dari bahan pewarna kimia yang menyebabkan air saluran irigasi di Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten berubah warna jadi merah pada Kamis (16/9/2021) lalu itu.

"Kalau bahan kimianya saya tak perlu bacakan, intinya dari uji labfor mengandung kimia," ucapnya.

Baca juga: Uji Labfor Keluar, Polres Klaten Segera Paparkan Penyebab Air Irigasi di Wonosari yang Berubah Merah

Baca juga: Tindak Lanjuti Air Irigasi di Wonosari Klaten Berubah Merah, Polisi Ambil 2 Sampel

Menurut Guruh, untuk ke depannya pihaknya akan segera melakukan gelar perkara kembali untuk menentukan apakah tindakan dari pelaku mengandung unsur pidana atau tidak.

"Konteksnya saya harus meneliti kembali terkait berkas karena memang di undang-undang lingkungan hidup itu tidak sederhana seperti undang-undang pidana," imbuhnya.

Penampakan air saluran irigasi di Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah berwarna merah pekat, Kamis (16/9/2021).
Penampakan air saluran irigasi di Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah berwarna merah pekat, Kamis (16/9/2021). (istimewa)

Diakui Guruh, hingga saat ini pada kasus air sungai berubah warna jadi merah belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Tersangka belum ada tapi terlapornya sudah ada. Untuk perkembangannya nanti kita sampaikan lagi," jelasnya.

Sementara itu, KBO Satreskrim Polres Klaten, Iptu Eko Pujiyanto mengatakan jika pihaknya sangat berhati-hati dalam menangani kasus tersebut.

Baca juga: Air Saluran Irigasi di Wonosari Klaten Berubah Merah, Polisi Datang Lokasi

Baca juga: GEGER, Warga Wonosari Klaten Dikagetkan dengan Air Saluran Irigasi yang Berubah Merah

Apalagi, butuh koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Klaten setelah keluarnya hasil uji labfor tersebut.

"Kami masih berhati-hati sekali dalam kasus ini karena lingkungan hidup itu tidak seperti pidana biasa. Terlapornya ada 1 orang berusia 35 tahun dengan inisial H," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya,  air saluran irigasi yang melintas di Desa Ngreden Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mendadak berubah warna menjadi merah pekat.

Peristiwa itu terjadi Kamis (16/9/2021) siang sekitar pukul 13.00 WIB dan sempat membuat heboh warga Klaten.  (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved