Breaking News:

GEGER, Warga Wonosari Klaten Dikagetkan dengan Air Saluran Irigasi yang Berubah Merah

Saluran irigasi yang melintas di Desa Bulan dan Desa Ngreden Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah berubah warna menjadi merah pekat

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
Tangkapan Layar
Penampakan air saluran irigasi di Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten berwarna merah, Kamis (16/9/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Saluran irigasi yang melintas di Desa Bulan dan Desa Ngreden Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah berubah warna menjadi merah pekat.

Peristiwa itu kemudian viral dan membuat gempar jagat media sosial di Kabupaten Klaten.

Seorang warga Desa Ngreden, Wiyadi mengatakan kejadian tersebut terjadi Kamis (16/9/2021) siang sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca juga: ISI Yogyakarta Wisuda 544 Mahasiswa Semester Genap Tahun Akademik 2020/21

"Saya tadi lihat air berubah warna merah siang sekitar pukul 13.00. Saya kaget kok bisa air kali ini berubah warna seperti itu," ujarnya saat Tribun Jogja temui di rumahnya, di Desa Ngreden.

Ia mengaku sempat takut dengan berubahnya warna air di saluran irigasi tersebut karena air yang mengalir dari daerah Desa Bulan tiba-tiba berubah seperti darah.

"Saya takut, kok bisa begitu ya. Awalnya saya kira itu limbah, tapi di sekitar sini tidak ada pabrik pewarna," tambahnya.

Menurut Wiyadi, kejadian air saluran irigasi tersebut berubah warna menjadi merah baru pertama kali ia lihat.

"Tadi air mengalir dengan warna merah itu cukup lama, sekitar 15 menitan," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Ngreden, Sunarto mengatakan jika pihaknya telah mendapatkan informasi dari warga terkait berubah warnanya saluran irigasi di desa itu.

Baca juga: Dua Unit Laptop Milik SDN Sodo Paliyan Gunungkidul Digondol Maling

"Saya sudah menerima laporan dari warga. Ini baru pertama kali terjadi mungkin ada orang yang menyuci di sungai sehingga berefek menjadikan air sungai warna merah," ucapnya.

Menurut Sunarto, informasi yang ia terima, air saluran irigasi yang mengairi lahan persawahan di desayang ia pimpin itu berubah warna sekitar pukul 13.00.

"Pagi tadi saja tidak, untuk langkah ke depan kami akan koordinasi dengan kepala desa tetangga untuk melakukan pengawasan dan mencari tahu penyebab air berubah warna itu," katanya.

Pantauan Tribun Jogja di saluran irigasi yang berada di Desa Bulan dan Desa Ngreden sekitar pukul 16.30, air yang sempat dilaporkan berubah warna menjadi merah tersebut sudah kembali normal. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved