Keutamaan Salat Sunah Qobliyah Subuh, Dua Rakaat yang Tidak Pernah Ditinggalkan Rasulullah
Adapun keistimewaan salat sunnah qobliyah merupakan penambal kekurangan dan kesalahan seseorang ketika melaksanakan shalat fardhu.
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Muhammad Fatoni
1. Membaca niat
Bacaan atau lafadz niat dari shalat sunnah qabliyah subuh 2 rakaat adalah sebagai berikut:
أُصَلِّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَةً لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatash-shubhi rak’ataini qabliyyatal lillahi ta’ala.
Artinya: Aku niat shalat sunah sebelum Subuh dua raka’t karena Allah Taala
2. Kedua, membaca surat Al-Fatihah dan surat-surat Alquran
Pada rakaat pertama membaca surat Al-Fatihah dan kemudian kemudian membaca surat Al-Kafirun. Dan pada rakaat yang kedua setelah membaca surat Al-Fatihah, kemudian membaca surat Al-Ikhlas.
3. Dzikir salat sunah qobliyah subuh
Setelah dua rakaat kemudian salam kemudian membaca zikir salat sunah qobliyah subuh. Menurut dalil hadis riwayat Ibnu Sinni dan Al-Hakim, zikir yang dibaca setelah selesai mengerjakan salat sunah sebelum subuh adalah sebagai berikut:
اَللهُمَّ رَبَّ جِبْرِيْلَ وَإِسْرَافِيْلَ وَمِيْمَائِيْلَ وَمُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اَعُوْذُ بِكَ مِنَ النَّارِ
Allahumma rabba jibrila wa israfila wa mika-ila wamuhammadinin-nabiyyi, a’udzubika minan-nar (dibaca 33 x)
Artinya: Ya Allah, wahai Tuhan dari Jibril, Israfil, Mikail, dan Nabi Muhammad. Aku berlindung diri dengan Engkau dari Neraka. (HR. Ibnu Sinni dan Al-Hakim).
( tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sholat-dhuha-06082021.jpg)