Breaking News:

Kota Yogyakarta

Disdag Kota Yogya Siapkan Pasar Agar Gunakan PeduliLindungi

Dari sejumlah pasar di Kota Yogyakarta, Pasar Prawirotaman siap untuk mengimplementasikan aplikasi PeduliLindungi.

TRIBUNJOGJA.COM/ Alexander Ermando
Warga menunjukkan tampilan aplikasi PeduliLindungi di ponsel pintar miliknya 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kementerian Perdagangan RI akan melakukan ujicoba aplikasi PeduliLindungi di beberapa pasar rakyat.

Hal itulah yang membuat Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta melakukan sejumlah persiapan. 

Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Yunianto Dwisutono mengatakan saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo).

Tujuannya agar pasar rakyat di Kota Yogyakarta juga menerapkan aplikasi PeduliLindungi.

Baca juga: Belum Ada QR Code PeduliLindungi di Malioboro, Pemkot Yogyakarta Bikin Aplikasi Sendiri 

"Ada beberapa pasar kan sudah melakukan ujicoba, Jakarta, Tangerang, ada. Nah kita (Kota Yogyakarta) juga akan melakukan persiapan," katanya, Kamis (30/09/2021).

Ada beberapa unsur yang harus dipenuhi agar pasar rakyat di Kota Yogyakarta bisa mengimplementasikan aplikasi PeduliLindungi.

Satunya ialah pedagang dan pelaku pasar sudah 100 divaksin. Selain itu juga hatus memiliki akses pintu keluar dan masuk yang dapat dikontrol pengelola pasar. 

Yang tak kalah penting, harus memiliki standar operasional prosedur (SOP) dalam menerapkan protokol kesehatan, juga memiliki sumber daya manusia (SDM) dalam penerapan aplikasi PeduliLindungi.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Asparindo. Asosiasi tersebut yang memberikan masukan ke Kementerian Perdagangan, pasar mana yang sudah siap pakai aplikasi PeduliLindungi. Jadi nanti akan disurvei juga,"terangnya. 

Dari sejumlah pasar di Kota Yogyakarta, ia menyebut pasar Prawirotaman siap untuk mengimplementasikan aplikasi PeduliLindungi.

Baca juga: Sultan HB X Minta Daerah Diberi Wewenang Terbitkan QR Code PeduliLindungi

Meski dinilai siap, ada persyaratan yang belum tuntas, yaitu vaksinasi pedagang. 

Yunianto mengungkapkan belum semua pedagang dan pelaku pasar menerima vaksin.

Dari sekitar 13 ribu pedagang dan pelaku pasar, masih ada 800an yang belum divaksin. 

"Makanya akan kami genjot vaksinasi untuk pedagang, pelaku pasar, dan pelaku ekonomi kreatif karena lantai empat Pasar Prawirotaman kan untuk ekraf. Kemarin juga kami lakukan vaksinasi untuk pedagang," ungkapnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved