Yogyakarta

Penggunaan PeduliLindungi di DIY Masih Minim, Wakil Ketua DPRD DIY: Banyak Masalah Teknis

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi di DI Yogyakarta masih tergolong minim lantaran lambatnya proses pengiriman QR Code dari pemerintah pusat.

TRIBUNJOGJA/ Miftahul Huda
Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penggunaan aplikasi PeduliLindungi di DI Yogyakarta masih tergolong minim lantaran lambatnya proses pengiriman QR Code dari pemerintah pusat.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana menganggap bahwa aplikasi PeduliLindungi memang perlu diterapkan di ruang-ruang publik.

Sebab, aplikasi tersebut memiliki sejumlah manfaat.

Di antaranya dapat melakukan pelacakan data lokasi secara digital.

Hal ini diperlukan untuk keperluan tracing Covid-19. 

Baca juga: QR Code Tak Kunjung Dikirim, Belum Ada OPD di DIY yang Manfaatkan Aplikasi PeduliLindungi

Aplikasi tersebut juga memuat data kasus Covid-19 di lokasi sekitar dan diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat.

Namun sayangnya, kendala teknis saat menggunakan PeduliLindungi masih kerap ditemui.

"Aplikasi ini diperlukan sebenarnya. Sayangnya masih banyak kendala teknis sehingga kurang optimal," jelasnya.

Oleh sebab itu, selain melakukan perluasan pemakaian, pemerintah seharusnya juga melakukan perbaikan dan pengembangan agar aplikasi tersebut dapat bekerja lebih optimal.

Sehingga masyarakat semakin nyaman saat menggunakan aplikasi yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan tersebut.

"Jadi antara semangat, kebijakan, dan realitas teknologi belum sinkron Ban," jelas Huda. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved