Breaking News:

Dorong Kemajuan Destinasi Wisata di Wilayah, Pemkot Yogyakarta Kembangkan 'Kamelia' 

Pengembangan objek wisata di tingkat wilayah terus ditempuh Pemkot Yogyakarta. Salah satunya, dengan mengembangkan sebuah aplikasi bernama 'Kamelia'

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pengembangan objek wisata di tingkat wilayah terus ditempuh Pemkot Yogyakarta. Salah satunya, dengan mengembangkan sebuah aplikasi bernama 'Kamelia' (Kampung Wisata Melayani Melalui Aplikasi). 

Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko mengakui, pelaku pariwisata di wilayah jelas membutuhkan dorongan, agar kedepannya dapat bersaing dengan industri pariwisata di DI Yogyakarta. 

"Harapannya, inovasi baru kami, dengan aplikasi 'Kamelia', kampung wisata dapat melayani melalui aplikasi, serta menggandengkan dan menggendongkan Pokdarwis, sehingga bisa dijadikan paket wisata," cetusnya. 

Baca juga: Supermarket di DI Yogyakarta Wajib Gunakan PeduliLindungi Sejak 14 September 2021

Ia berujar, sejauh ini pihaknya tengah melangsungkan pemetaan terhadap potensi-potensi wisata yang dimiliki wilayah. Di samping kekayaan alam, potensi kuliner, kriya, hingga atraksi budaya, juga turut dicermati. 

"Salah satunya yang di Rejowinangun itu, mereka punya pertunjukan seni tari-tarian yang sangat diminati oleh wisatawan. Bahkan, itu sampai masuk sebagai top 50 destinasi wisata terbaik nasional," katanya. 

Wahyu pun menyapaikan, langkah mendorong kemajuan pariwisata di tingkat wilayah juga ditempuhnya, dengan membentuk 45 Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di seluruh kelurahan yang ada di kota pelajar. 

Baca juga: Selain Persiba Bantul, Eks Kiper PSIM Yogyakarta Diminati PS Satria Adikarta Untuk Kompetisi Liga 3

"Pak Wawali kan sudah ngendikan, supaya Pokdarwis itu dapat bersinergi satu sama lain. Sehingga, kedepannya kita punya kekuatan menghadapi persaingan destinasi wisata yang dilakukan para pengusaha," ujarnya. 

"Jadi, nanti kita polanya berbasis kelurahan. Nah, dari kelurahan itu, teknisnya Pemkot Yogyakarta mengajukan sebanyak 45 Pokdarwis, untuk mendapatkan pengesahan dari Gubernur DIY," tambah Wahyu. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved