Kabupaten Sleman

Tebing Breksi Bersiap Uji Coba Buka

Destinasi wisata Tebing Breksi kini melaksanakan uji coba pembukaan wisata dimulai dari uji coba internal karyawan. 

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Wisata Tebing Breksi di Desa Sambirejo, Prambanan, Sleman 

TRIBUNJOGA.COM, SLEMAN - Destinasi wisata Tebing Breksi bersiap - siap melaksanakan uji coba pembukaan wisata di masa PPKM level 3.

Objek wisata outdoor yang berada di Kapanewon Prambanan, Sleman itu telah mengantongi izin uji coba buka dari Pemerintah Pusat.

Kini persiapan buka mulai dilakukan, satu di antaranya dengan melakukan uji coba internal karyawan. 

"Pagi ini (mulai) uji coba intern karyawan, sembari pemetaan masalah," kata Ketua Pengelola Taman Wisata Tebing Breksi, Kholiq Widiyanto, Senin (13/9/2021). 

Baca juga: Objek Uji Coba Pembukaan Wisata di Sleman Ganti ke Tebing Breksi

Sejumlah sarana dan prasarana pendukung protokol kesehatan telah tersedia.

Seperti alat pengukur suhu (thermogun), tempat cuci tangan dan imbauan menjaga jarak.

Di samping itu, Tebing Breksi juga telah mendapatkan sertifikat CHSE dan mendapatkan kode batang atau QR code penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat wajib screening bagi pengunjung saat ujicoba destinasi wisata.  

"(Kode batang) sudah dapat," tuturnya. 

Panduan uji coba pembukaan wisata cukup banyak.

Semua tertuang dalam surat edaran, SE/8/IL.04.00 DII/2021, tentang panduan penggunaan aplikasi PeduliLindungi dan protokol kesehatan pada uji coba pembukaan usaha pariwisata, taman rekreasi di daerah PPKM level 3.

Pada surat edaran dari Deputi bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tersebut, tempat wisata yang melakukan uji coba pembukaan hanya boleh menerima pengunjung kapasitas maksimal 25 persen. 

Baca juga: Bila Diizinkan, Tebing Breksi Sudah Siap Ujicoba Buka 

Selanjutnya, pengunjung yang diperbolehkan masuk ke destinasi, tanpa terkecuali, harus sudah divaksin minimal tahap pertama.

Memiliki sertifikat vaksin yang tertera dalam aplikasi PeduliLindungi.

Lalu kondisinya sehat (suhu badan normal), dan mematuhi prokes. 

Ada juga protokol yang harus dilengkapi di destinasi wisata.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved