Breaking News:

Kabupaten Bantul

Korban Kecelakaan Truk Sedang Angkut Batu untuk Dijadikan Tempat Duduk di Wisata Mbulak Umpeng

Korban rata-rata berasal dari padukuhan Daraman, Kalurahan Srimartani yang bermaksud mengangkut batu untuk dijadikan tempat duduk di Mbulak Umpeng.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Santo Ari
Mulyana, Lurah Srimartani menunjukkan tempat duduk dari batu yang ada di wisata Mbulak Umpeng 

Namun baru beberapa meter berjalan, truk yang ditumpangi mengalami kecelakaan di turunan yang tajam di sekitar Tebing Breksi.  

Dari 11 orang, enam orang meninggal.

Satu korban luka adalah seorang anak berusia 8 tahun, putra korban meninggal berinisial SP.

"Anak umur 8 tahun, ikut bapaknya. Bapaknya pengurus dari Mbulak Umpeng," ungkapnya.

Saat ini, bocah berusia 8 tahun tersebut masih dalam perawatan intensif di rumah sakit.  

Sedangkan untuk korban meninggal, begitu sampai di rumah duka pada Sabtu subuh, langsung disalatkan di Masjid dan dimakamkan di tempat pemakamamn umum Daraman.

Baca juga: Diduga Rem Blong, Truk Muatan Batu Kecelakaan di Breksi Sleman, Lima Orang Meninggal Dunia

Namun untuk korban meninggal dengan inisial IM, atas permintaan keluarganya, jenazah dibawa ke Jombang, Jawa Timur untuk dikebumikan di sana.  

Sementara itu Mulyana, Lurah Srimartani yang hadir untuk melayat hari itu mengungkapkan rasa belasungkawanya.

Ia menyatakan bahwa korban dalam insiden ini adalah pejuang yang membawa Mbulak Umpeng bisa menjadi terkenal sebagai tempat destinasi wisata favorit di Kalurahan Srimartani.  

"Mereka ini adalah pejuang destinasi wisata kalurahan. Mereka berkontribusi membangun Mbulak Umpeng ini dari nol persen," ungkapnya.( Tribunjogja.com )  

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved