Breaking News:

Kemarahan Pangdam XVIII/Kasuari Seusai Posramil Kisor Diserang KKB Papua : Kita Harus Hancurkan!

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen I Nyoman Cantiasa, berjanji akan menghancurkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang menyerang Posramil Kisor

Penulis: Muhammad Fatoni | Editor: Muhammad Fatoni
dok.tniad.mil.id
Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen I Nyoman Cantiasa 

TRIBUNJOGJA.COM - Pos Rayon Militer (Posramil) Kisor, Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat diserang oleh kelompok yang diduga Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, Kamis (2/9/2021) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Akibat peristiwa tersebut, empat prajurit TNI dikabarkan tewas saat melawan serangan KKB Papua.

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen I Nyoman Cantiasa, pun marah terhadap peristiwa yang menewaskan prajuritnya tersebut. 

Bahkan ia berjanji akan menghancurkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua untuk merespons 4 prajurit TNI gugur diserang 50 orang itu.

Baca juga: Pecatan TNI yang Jadi Pentolan KKB Yahukimo Senat Soll Serang Polisi Pakai Kapak, Akhirnya Didor

Baca juga: BREAKING NEWS : Posramil Kisor Papua Barat Diserang, 3 Prajurit Dikabarkan Tewas, Pelaku Diduga KKB

Dia tidak segan menghancurkan kekuatan lawan yang menewaskan dan mengganggu keamanan dan ketertiban wilayahnya.

“Kalau kelompok itu berani bermain, maka kita harus hancurkan," tegas Cantiasa.

Dia mengatakan, penyerangan terjadi pada Kamis (2/9/2021) dini hari.

Jumlah pelaku penyerangan diperkirakan sebanyak 50 orang.

Suasana evakuasi 3 orang prajurit TNI dari dalam Posramil Kisor, Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.
Suasana evakuasi 3 orang prajurit TNI dari dalam Posramil Kisor, Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat. (Dok Penerangan Kodam XVIII/Kasuari)

Dikutip dari Tribun Papua, Mayjen I Nyoman Cantiasa langsung mengintruksikan pasukannya memburu para pelaku KKB tersebut.

"Saya selaku Panglima Kodam XVIII/Kasuari, langsung perintahkan Komandan Komando Resort Militer (Korem) 181 Praja Vira Tama, untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku," katanya ketika diwawancarai, Kamis (2/9/2021).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved