Masih Pandemi, Upacara HUT ke-76 RI di Sleman Bakal Digelar Terbatas

Pemerintah Kabupaten Sleman bakal menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Pemda setempat

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman bakal menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Pemda setempat.

Peserta dibatasi hanya 150 orang dan dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19. 

"Upacara dilaksanakan pukul 7.00 WIB di lapangan Pemda," kata Kunto Riyadi, Asisten Sekda Bidang Adminitrasi Umum, yang juga selaku Ketua Panitia Hari Kemerdekaan Indonesia di Sleman, Senin (16/8/2021). 

Baca juga: Siap Patuhi Aturan Tak Datang ke Stadion, BCS Minta Siaran Kompetisi BRI Liga 1 2021 Berkualitas

Menurut dia, peserta upacara dibatasi hanya sekitar 150 orang. Terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI-POLRI, Satpol PP dan Linmas.

Protokol Kesehatan, kata dia, akan dilaksanakan dengan ketat. Meliputi tempat cuci tangan, pengecekan suhu dan menjaga jarak. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo. 

Kunto mengatakan, sudah ada petunjuk pelaksana (juklak) dari Pemerintah Pusat maupun Provinsi dalam melaksanakan upacara peringatan HUT ke-76 RI.

Di mana upacara berlangsung sederhana, tanpa aubade. Kemudian pelaksanaannya dilakukan di lapangan outdoor dengan durasi sekitar 30 menit saja.  

Pada momen peringatan hari Kemerdekaan biasanya ada aubade, akan tetapi tahun ini ditiadakan. Pertimbangannya supaya tidak terlalu lama dan tidak berkerumun. 

"Kita peringatin hari kemerdekaan, tapi sedikit mungkin harus tidak ada kerumunan," kata dia. 

Baca juga: Dewan Pendidikan DIY Berkata Ini Tentang Klitih di DI Yogyakarta yang Dilakukan Pelajar

Adapun untuk pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) hanya 8 orang dengan 1 orang cadangan.

Kesembilan orang ini sudah dikukuhkan oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo di Pendopo Parasamya Sleman Minggu (15/8/2021) kemarin.

Pengukuhan ditandai dengan pembacaan ikrar oleh anggota Paskibra dilanjutkan prosesi mencium sang saka merah putih. 

Kustini mengatakan, pasukan pengibar bendera merupakan putra dan putri terbaik dari Kabupaten Sleman yang memiliki keistimewaan.

Bukan hanya sebagai pasukan pengibar dan penurunan bendera pada upacara peringatan HUT Proklamasi Ke-76 saja akan tetapi merupakan kader-kader yang harus mampu menunjukkan keteladanan sebagai pelajar yang berprestasi, berdisiplin dan bermoral serta memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. (rif)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved