Eko Suwanto: Ayo Bangkit, Gotong Royong Lawan COVID-19

Saling bantu dengan bergotong royong beri pitulungan sesama sangat bermakna bagi mereka yang terdampak COVID-19.

Tayang:
Editor: ribut raharjo
Istimewa
Ketua Komisi A DPRD DIY yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Saling bantu dengan bergotong royong beri pitulungan sesama sangat bermakna bagi mereka yang terdampak COVID-19.

Rasa berempati juga harus dihadirkan bagi mereka para keluarga yang terdampak penyakit menular agar segera bangkit, kembali hidup sehat dan jalankan aktifitas.

Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY menyatakan di masa perpanjangan PPKM level 4 mulai 3-9 Agustus 2021 butuh evaluasi pelaksanaan program.

"Monitoring dan evaluasi penting, untuk tuntaskan langkah memutus mata rantai penyebaran penyakit menular COVID-19. Mari terus beri empati dan bergotong royong tuntaskan langkah memutus mata rantai penyebaran penyakit menular dari pencegahan, aksi dan evaluasi pelaksanaan program, jangan kendor terus jalankan protokol kesehatan," kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan.

Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan menyatajan langkah bergotong royong, dengan saling beri pitulungan pada sesama penting bagi langkah pemulihan akibat dampak Covid-19, mengiringi kerja keras pemerintah dalam menangani penyakit menular ini.

"Rasa duka atas kehilangan kerabat, orang dekat, sahabat, orang tua kita sampaikan untuk mereka yang jadi korban. Apresiasi kita untuk nakes, relawan dan semua yang bekerja bahu membahu tangani dampak Covid-19, ini butuh energi besar. Hanya dengan bergotong royong dan berempati kita bisa lalui dan atasi bersama pandemi ini," kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan.

Sesuai laporan situasi COVID-19 di DIY hingga Sabtu, 7 Agustus 2021 ada penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di DIY sebanyak 1.378 kasus, sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 128.487 kasus.

Penambahan kasus sembuh sebanyak 2.116 kasus, sehingga total sembuh menjadi 87.640 kasus. Penambahan kasus meninggal sebanyak 83 kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi 3.848 kasus.

Distribusi kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Yogyakarta 135 kasus , Kabupaten Bantul 597 kasus, Kabupaten Kulon Progo 127 kasus, Kabupaten Gunungkidul 271 kasus, dan Kabupaten Sleman 248 kasus.

Distribusi kasus sembuh di Kota Yogyakarta 350 kasus, Kabupaten Bantul 999 kasus, Kabupaten Kulon Progo 128 kasus, Kabupaten Gunungkidul 245 kasus dan
Kabupaten Sleman 394 kasus

Rincian kasus meninggal dilaporkan di Kota Yogyakarta 9 kasus, Kabupaten Bantul 22 kasus, Kabupaten Kulon Progo 5 kasus, di Kabupaten Gunungkidul 28 kasus dan Kabupaten Sleman 19 kasus.

Rincian riwayat sementara kasus terkonfirmasi Covid - 19 hasil periksa mandiri :269 kasus. Tracing kontak kasus positif 1.056 kasus, skrining karyawan kesehatan 4 kasus, dan belum ada info 49 kasus.

"Berdasarkan tren dan langkah penanganan Covid-19, disiplin protokol kesehatan dengan rajin cuci tangan, pakai maske, jaga jarak, hidup sehat sangat penting selalu dijalankan. Ayo rakyat DIY segera bangkit, bersama tuntaskan lawan Covid-19," kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved