Pelaku Wisata Gunungkidul Jadi Sasaran Vaksinasi COVID-19
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul terus mengejar penyelesaian target vaksinasi COVID-19 hingga Agustus 2021 mendatang. Semua kelompok masyarak
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul terus mengejar penyelesaian target vaksinasi COVID-19 hingga Agustus 2021 mendatang.
Semua kelompok masyarakat pun menjadi sasaran, termasuk pelaku wisata.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan sudah cukup banyak pelaku wisata yang menerima vaksin COVID-19. Pelaksanaannya pun dilakukan di sejumlah destinasi wisata.
Baca juga: Tottenham Hotspur Lirik Kurt Zouma sebagai Alternatif Cristian Romero
"Seperti beberapa waktu lalu di HeHa Sky View, HeHa Ocean View, Gua Maria Tritis, Paliyan dan beberapa lagi," kata Dewi ditemui di Geosite Ngingrong, Kalurahan Mulo, Wonosari pada Rabu (28/07/2021).
Ia mengatakan pelaksanaan vaksinasi di destinasi wisata masih terus berjalan dan dijadwalkan. Pelaksanaannya juga menggandeng berbagai pihak termasuk pengelola wisata.
Dewi mengatakan kerjasama tersebut sangat membantu pihaknya dalam mencapai target vaksinasi. Sebab jika hanya dilakukan di fasilitas kesehatan (faskes), tidak banyak warga yang sukarela datang.
"Justru dengan model vaksinasi massal seperti ini kami dibantu banyak pihak dalam menggerakkan warga agar mau divaksin," ujarnya.
Dewi mengatakan capaian vaksinasi COVID-19 di Gunungkidul saat ini sudah lebih dari 28 persen. Jumlah sasarannya mencapai 595 ribu warga, naik dari sebelumnya yang hanya 525 ribu warga.
Geosite Ngingrong menjadi salah satu lokasi pelaksanaan vaksinasi COVID-19 hari ini. Prosesnya mendapat dukungan dari Badan Otorita Borobudur (BOB), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
Direktur Pemasaran BOB Agus Rochiyadi mengatakan dukungan vaksinasi COVID-19 diberikan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo. Ia meminta vaksinasi juga menyasar pada pelaku wisata dan ekonomi kreatif.
"Kami sediakan 500 dosis vaksin di Geosite Ngingrong ini," kata Agus.
Baca juga: UPDATE Gunung Merapi 28 Juli 2021: Keluarkan 2 Kali Guguran Lava Pijar ke Barat Daya Jarak 1,2 Km
Secara bersamaan, vaksinasi juga digelar di Kawasan Wisata Hutan Pinus Mangunan, Bantul dengan jumlah dosis yang sama. Total target pesertanya mencapai 1.000 orang.
Agus mengatakan pelaksanaan vaksinasi di destinasi wisata menjadi bentuk inovasi. Selain mendukung percepatan vaksinasi, sektor pariwisata juga bisa terangkat.
"Kami harap kegiatan ini bisa membantu memulihkan sektor pariwisata yang terdampak pandemi," ujarnya. (alx)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/vaksinasi-covid-19-di-geosite-ngingrong-kalurahan-mulo.jpg)