Breaking News:

PKL Siap Buka, Mulai Besok Malioboro Sudah Dapat Dikunjungi

Mulai Rabu (28/7/2021) besok kawasan Malioboro sudah dapat dikunjungi oleh masyarakat. Kendati demikian, ada beberapa

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Miftahul Huda
Para pedagang di Malioboro melakukan penyemprotan disinfektan untuk persiapan membuka lapak, Selasa (27/7/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Mulai Rabu (28/7/2021) besok kawasan Malioboro sudah dapat dikunjungi oleh masyarakat.

Kendati demikian, ada beberapa hal yang perlu dicatat oleh para pengunjung baik wisatawan lokal maupun dari luar daerah.

Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Malioboro Ekwanto menjelaskan, dengan berakhirnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat kemarin, para kelompok pedagang di Malioboro mulai bersiap menata kembali lapak dagangannya.

"Dan sebagai upaya memberikan rasa nyaman kepada pengunjung, pagi tadi mereka menyemprot lapak menggunakan disinfektan," kata Ekwanto, kepada Tribun Jogja, Selasa (27/7/2021).

Baca juga: Gejala Covid Varian Baru Mulai Gejala Umum hingga Serius

Sebenarnya hari ini sebagian pedagang sudah bersedia untuk membuka lapaknya, namun karena bertepatan dengan hari Selasa Wage, maka disepakati oleh pihak UPT dan para pedagang bahwa pembukaan lapak dan kunjungan wisatawan dapat dimulai hari Rabu.

"Sebetulnya kemarin tanggal 25 sudah siap-siap dan hari ini buka. Tapi karena pas Selasa Wage libur, nunggu disemprot saja dan besok (Rabu) buka," ujarnya.

Meski lampu hijau telah diterima oleh para pedagang, namun Ekwanto menegaskan kepada para pengunjung dan para kelompok pedagang untuk selalu menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.

Dia menilai kelonggaran saat PPKM Level 4 ini diharapkan mampu menjadi semangat baru para masyarakat dan pedagang di Malioboro.

Kendati demikian, ia menegaskan kelonggaran aktivitas di Malioboro yang diberikan oleh pemerintah diharapkan tidak ditelan mentah-mentah.

"Kelonggaran yang diberikan pemerintah tidak serta merta diterima mentah-mentah. Ketika diberi kelonggaran, teman-teman harus bertanggung jawab kepada pengunjung," tegasnya.

Terpisah, Korlap Penyemprotan Disinfektan Kawasan Malioboro, Slamet Santoso menjelaskan secara umum para pedagang sudah menantikan momen dibukanya kembali akses Malioboro bagi para pengunjung.

Baca juga: Marak Aksi Hipnotis Alias Gendam, Kapolres Gunungkidul Janji Akan Ungkap Tuntas

Pasalnya, sudah hampir satu bulan para pedagang di kawasan belanja itu tidak mendapatkan penghasilan.

"Kegiatan penyemprotan ini untuk menjamin kalau Malioboro sudah aman. Kami senang karena ada kelonggaran aktivitas ini, jadi bisa berjualan kembali," terang dia.

Selama libur PPKM kemarin, Slamet mengaku belum mendapat bantuan sosial dari pemerintah.

"Belum ada bansos yang kami terima. Ya besok mudah-mudahan kembali pulih," pungkasnya. (hda)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved